Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, mengajukan lima usulan pembangunan infrastruktur strategis kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XI Banjarmasin. Salah satu yang paling mendesak adalah pembangunan jembatan kembar di perbatasan dengan Kabupaten Tanah Laut yang dinilai rawan kecelakaan. Usulan ini diharapkan masuk dalam program prioritas untuk meningkatkan keselamatan dan konektivitas antarwilayah.
BATULICIN — Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu, Hasanuddin, mengatakan lima usulan tersebut mencakup pembangunan dan peningkatan jalan serta jembatan yang memiliki peran strategis bagi masyarakat. "Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah pembangunan jembatan kembar di perbatasan Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Tanah Laut," katanya di Batulicin, Ahad.
Kondisi jembatan eksisting dinilai kurang memadai karena berada di jalur menikung dan menurun. Lebar jembatan yang terbatas disebut berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi kendaraan berat dan bertonase tinggi.
Jembatan Penghubung Agropolitan dan Jalan Alternatif
Selain jembatan di kawasan perbatasan, Komisi III DPRD Tanah Bumbu mendorong percepatan pembangunan jembatan penghubung dari kawasan Pulau Salak menuju UPT Karya Bakti di Kecamatan Kusan Tengah. Pembangunan ini dinilai penting untuk membuka akses masyarakat menuju kawasan agropolitan pangan sekaligus menopang aktivitas ekonomi setempat.
DPRD Tanah Bumbu juga menyoroti Jalan Alternatif Banjarbaru–Tanah Bumbu. Meski ruas tersebut berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dewan berharap BPJN XI memberikan dukungan dan koordinasi agar penanganannya dipercepat. Hal ini mengingat kondisi ruas jalan berkaitan langsung dengan aspek keselamatan dan kelancaran mobilitas warga.
Dua Usulan Terakhir: Jembatan Gantung dan Jalan Pesisir
Usulan berikutnya adalah pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Gunung Besar dengan Desa Pulau Burung di Kecamatan Simpang Empat. Jembatan tersebut diharapkan membuka akses antardesa sekaligus mendorong pengembangan potensi pariwisata lokal.
Usulan kelima menyangkut pembangunan jalan menuju Desa Sungai Dua Laut. Proyek ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang diharapkan memperkuat konektivitas menuju kawasan pesisir Tanah Bumbu.
Apa Langkah Selanjutnya?
"Kami harap BPJN XI Banjarmasin dapat menindaklanjuti dan mempertimbangkan dalam program prioritas pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan," tutup Hasanuddin.
Seluruh usulan ini kini menunggu kajian teknis dan skala prioritas dari BPJN XI Banjarmasin untuk dapat direalisasikan dalam waktu dekat.