Pencarian

Bulog Kerahkan Roda Dua Sampai Helikopter demi Bantuan Pangan Tembus Wilayah Terisolir di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 • 12:32:01 WIB
Bulog Kerahkan Roda Dua Sampai Helikopter demi Bantuan Pangan Tembus Wilayah Terisolir di NTT
Bulog mengerahkan sepeda motor hingga helikopter untuk menyalurkan bantuan pangan ke wilayah terdampak gempa di NTT.

KALIMANTAN SELATAN — Bencana gempa yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) memaksa Perum Bulog mengubah total strategi penyaluran logistik. Jika biasanya mengandalkan truk kontainer, kali ini perusahaan pelat merah itu harus menyiapkan armada sepeda motor hingga pesawat untuk menembus daerah terisolir.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan bahwa kerusakan infrastruktur menjadi tantangan terbesar dalam pendistribusian bantuan. Banyak ruas jalan di wilayah terdampak yang tertimbun material longsor, sehingga kendaraan roda empat mustahil melintas.

Sepeda Motor Jadi Garda Terdepan Distribusi

“Strategi kami, karena memang di sana banyak jalan longsor, jadi kami lebih menggunakan prioritas untuk yang pertama kendaraan sepeda motor,” kata Rizal, Selasa (18/8/2026).

Pilihan ini dinilai paling efektif untuk menyusuri celah-celah sempit dan medan yang rusak. Sepeda motor memungkinkan petugas Bulog menjangkau desa-desa yang terputus aksesnya, membawa beras dan kebutuhan pokok dalam jumlah yang cukup untuk kebutuhan darurat warga.

Namun, Bulog tidak hanya mengandalkan satu jalur. Jika kondisi di lapangan memaksa kendaraan roda dua pun tidak bisa melintas, perusahaan akan segera mengubah haluan dengan memanfaatkan moda transportasi udara maupun laut.

Koordinasi dengan BNPB untuk Jalur Udara dan Laut

“Kalau sepeda motor enggak masuk, kami akan koordinasi dengan BNPB yang memiliki armada angkutan udara maupun angkutan laut,” jelasnya.

Langkah ini bukan sekadar wacana. Rizal menegaskan bahwa komunikasi dengan otoritas penanggulangan bencana sudah berjalan intensif sejak malam sebelumnya. “Tadi malam kami sudah koordinasi dengan Kepala BNPB,” lanjut dia.

Kerja sama ini menjadi krusial, mengingat beberapa titik pengungsian di NTT hanya bisa diakses melalui jalur udara. Helikopter dan pesawat kargo milik BNPB nantinya akan digunakan untuk menjatuhkan atau mendarat membawa pasokan beras ke lokasi yang benar-benar terisolir total.

Memastikan Pasokan Beras di Pengungsian Aman

Langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan pasokan pangan di lokasi pengungsian tidak kosong. Bulog sebagai penyangga pangan nasional memiliki stok beras yang cukup untuk didistribusikan ke wilayah bencana, namun tantangan terbesarnya memang terletak pada logistik dan aksesibilitas lapangan.

Strategi berlapis ini diharapkan mampu memastikan tidak ada warga terdampak gempa yang kelaparan, terutama di hari-hari kritis pasca-bencana. Dengan kombinasi jalur darat, laut, dan udara, Bulog berupaya menutup semua celah keterlambatan distribusi yang bisa terjadi akibat kondisi geografis NTT yang berbukit dan rawan longsor.

Situasi ini menjadi ujian nyata bagi ketangguhan logistik BUMN pangan dalam merespons bencana alam di kawasan timur Indonesia. Keberhasilan operasi ini akan menentukan kecepatan pemulihan kondisi sosial-ekonomi warga NTT pasca-gempa.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks