Pencarian

Prabowo Klaim Motor Listrik Hemat 50-70 Persen, Simulasi Biaya Setahun Tunjukkan Selisih Rp 5,62 Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 • 02:53:01 WIB
Prabowo Klaim Motor Listrik Hemat 50-70 Persen, Simulasi Biaya Setahun Tunjukkan Selisih Rp 5,62 Juta
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Motor Listrik Nasional (Molinas) di fasilitas produksi PT ALVA, Cikarang, Jawa Barat.

KALIMANTAN SELATAN — Simulasi ini menggunakan asumsi perjalanan harian 60 kilometer atau sekitar 1.320 km per bulan dengan 22 hari kerja. Angka tersebut relevan untuk pekerja komuter yang menempuh jarak rumah-kantor cukup jauh.

Pernyataan Prabowo disampaikan saat meresmikan Motor Listrik Nasional (Molinas) dan ekosistemnya di fasilitas produksi PT ALVA, Cikarang, Jawa Barat. "Kita tadi hitung memakai motor listrik dibandingkan dengan motor bensin penghematannya minimal 50 persen pengeluaran kalian untuk sehari-hari bergerak, minimal 50 persen, bahkan bisa sampai 70 persen di ujungnya," ujar Prabowo. Biaya Bensin Setahun Tembus Rp 6,32 Juta untuk 60 Km per Hari

Simulasi untuk motor bensin memakai kelas 160 cc dengan konsumsi bahan bakar 40 km per liter. Dengan harga Pertamax Rp 15.950 per liter, kebutuhan hariannya 1,5 liter.

Rinciannya: 60 km dibagi 40 km/liter menghasilkan 1,5 liter per hari. Biaya harian mencapai Rp 23.925, lalu dikalikan 22 hari kerja menjadi Rp 526.350 per bulan. Dalam setahun, total pengeluaran untuk BBM saja mencapai Rp 6,32 juta.

Angka tersebut belum memperhitungkan biaya servis berkala, penggantian oli mesin, hingga perawatan komponen lain yang rutin dibutuhkan motor konvensional. Kalkulator Resmi Polytron: Total Biaya Listrik Cuma Rp 699.440 per Tahun

Sebagai pembanding, perhitungan memakai data kalkulator biaya dari situs resmi Polytron untuk Fox 350. Dengan jarak tempuh yang sama, estimasi biaya pengisian daya listrik hanya Rp 649.440 per tahun.

Polytron juga mencantumkan biaya perpanjangan STNK sebesar Rp 50.000 dan biaya servis berkala Rp 0 dalam simulasi tersebut. Total biaya operasional tahunan menjadi Rp 699.440.

Artinya, selisih biaya antara motor bensin dan motor listrik mencapai sekitar Rp 5,62 juta per tahun. Perbedaan ini cukup signifikan untuk pengguna harian dengan jarak tempuh jauh. Catatan Penting: Bukan Total Biaya Kepemilikan

Simulasi ini bukan perbandingan total biaya kepemilikan kendaraan (total cost of ownership). Biaya aktual bisa berbeda tergantung konsumsi kendaraan, tarif listrik di masing-masing daerah, pola penggunaan, hingga harga BBM yang fluktuatif.

Komponen lain seperti biaya penggantian baterai motor listrik dalam jangka panjang juga tidak dimasukkan dalam perhitungan. Namun, dari sisi biaya energi murni, motor listrik menunjukkan keunggulan yang jelas.

Perbandingan ini menjadi salah satu alasan pemerintah terus mendorong adopsi motor listrik di Indonesia. Biaya energi yang rendah menjadi daya tarik utama, terutama bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi setiap hari.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otorider.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks