Pencarian

Review VMAX VX2 Lite: Skuter Listrik Full Suspension dengan Performa 25 mph yang Menyenangkan

Kamis, 20 Agustus 2026 • 14:10:15 WIB
Review VMAX VX2 Lite: Skuter Listrik Full Suspension dengan Performa 25 mph yang Menyenangkan
Seorang pengendara menguji skuter listrik VMAX VX2 Lite di area perkotaan.

KALIMANTAN SELATAN — Skuter listrik murah kerap terasa seperti akan hancur saat melewati lubang, sementara skuter bertenaga ganda dengan bobot 45 kilogram lebih terasa seperti motor listrik ketimbang skuter. VMAX VX2 Lite hadir di antara dua kutub itu, menawarkan suspensi penuh yang serius, performa 40 km/jam yang terhormat, dan klaim jarak tempuh hingga 90 km tanpa membuat Anda kesulitan membawanya ke lantai dua.

Suspensi Depan Hidrolik 47 mm yang Mengubah Karakter Berkendara

Daya tarik utama VX2 Lite jelas terletak pada suspensinya. Kombinasi garpu hidrolik depan 47 mm dengan suspensi belakang elastomer mengubah total cara skuter ini dirasakan di jalan. Alih-alih terus menegang menunggu retakan aspal atau tambalan kasar, Anda cukup melintasinya.

Sambungan jalan, jalan berbatu, jalur sepeda yang tidak rata, dan aspal kasar terasa jauh lebih halus. Meski bukan skuter off-road, mencobanya melewati rumput dan tanah kering pun masih bisa diandalkan berkat ban jalanan yang dimilikinya.

Lebih dari sekadar kenyamanan, suspensi yang mumpuni membuat berkendara menjadi lebih menyenangkan. Sensasi seperti anak kecil saat sengaja melompati polisi tidur muncul ketika Anda tahu pendaratan akan terkendali dan tidak membuat tulang pergelangan kaki bergeser. Rute yang biasanya dihindari pun jadi terasa layak dilewati karena ban tetap menapak, setang terasa lebih tenang, dan kepercayaan diri meningkat.

Mode Beast Mode dan Performa Tanjakan Hingga 28 Persen

Secara spesifikasi, motor hub belakang VX2 Lite memiliki daya nominal 500W dengan output puncak 1.400W. Angka 500W mungkin terdengar biasa, tapi akselerasi yang ditawarkan terasa jauh lebih kuat dari perkiraan berkat daya puncaknya. Untuk mengeluarkan tenaga maksimal, pengendara perlu mengaktifkan Beast Mode dengan menekan tombol power lima kali cepat lalu menarik throttle.

Bagi sebagian orang, mode ini mungkin berlebihan, tetapi jika Anda bisa mengendalikannya, akselerasi yang tersedia sangat menghibur. Tanpa Beast Mode pun, skuter ini tetap menyenangkan untuk berkendara di kota dan menanjak. Kemampuan menanjak hingga 28 persen yang diklaim VMAX memang tidak bisa diuji di area datar, namun berdasarkan pengalaman melewati tanjakan curam, klaim tersebut tidak tampak mustahil untuk jarak pendek.

Kecepatan Maksimal 40 km/jam yang Seimbang untuk Perkotaan

Kecepatan tertinggi 25 mph atau sekitar 40 km/jam terasa sebagai titik keseimbangan yang pas. Cukup cepat untuk mengimbangi lalu lintas perkotaan, tapi tidak masuk kategori kecepatan ekstrem yang dimiliki skuter performa tinggi. Bahkan pada skuter super yang mampu melaju dua kali lipat lebih kencang, kecepatan 64 km/jam pun terasa ceroboh kecuali rodanya besar.

Ban 10 inci yang digunakan juga lebih besar dari kebanyakan skuter murah, memberikan rasa percaya diri ekstra saat melaju di kecepatan tersebut. Namun, kecepatan maksimal jarang digunakan penuh oleh kebanyakan pengendara, sehingga angka tersebut terasa masuk akal dan aman.

Detail Desain yang Membuat Perbedaan Sehari-hari

Keputusan desain kecil sering kali memisahkan skuter yang baik dari yang hebat. Salah satu favorit adalah kait lipat yang setelah skuter dibuka, terlipat rapi ke bawah menempel di dek dan mengunci sendiri. Fitur ini terdengar sepele, tetapi siapa pun yang pernah merasakan kait lipat menusuk kaki saat berkendara akan langsung menghargainya. Detail serupa juga ditemukan pada VX2 Hub, model lain dari VMAX yang lebih cepat.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: electrek.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks