KALIMANTAN SELATAN — Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang berpusat di Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Senin pagi (WITA), menyebabkan gangguan signifikan pada infrastruktur telekomunikasi di wilayah tersebut. Berdasarkan pemantauan operator melalui dashboard monitoring hingga pukul 07.00 WIB, sebanyak 200 site atau base transceiver station (BTS) teridentifikasi mengalami gangguan yang tersebar di 10 kabupaten dan kota di NTT.
Genset Darurat dan Ketergantungan pada Listrik
Executive Vice President (EVP) Telkom Regional III, Rachmad Dwi Hartanto, mengungkapkan bahwa proses pemulihan infrastruktur saat ini sangat bergantung pada pulihnya stabilitas pasokan listrik dari fasilitas kelistrikan daerah setempat. "Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengertian dan dukungan yang diberikan selama proses pemulihan berlangsung," jelas Rachmad dalam keterangan resminya.
Sebagai langkah antisipatif, TelkomGroup telah mengaktifkan genset tambahan meskipun dengan kapasitas terbatas. Langkah ini diambil untuk memperkuat suplai daya mandiri guna menjaga stabilitas operasional perangkat jaringan yang masih berfungsi, sekaligus mendukung kelancaran proses perbaikan secara bertahap.
Pengerahan Tim Teknis dan Dampak bagi Masyarakat
Di lapangan, TelkomGroup terus berupaya melakukan percepatan perbaikan infrastruktur yang terdampak. Seluruh tim teknis dan sumber daya yang diperlukan telah dikerahkan secara maksimal agar layanan telekomunikasi dan konektivitas digital bagi masyarakat NTT dapat segera kembali beroperasi normal.
Gangguan ini berdampak langsung pada aktivitas komunikasi warga di wilayah terdampak, termasuk layanan darurat dan kegiatan ekonomi sehari-hari. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan pemantauan dan pemulihan jaringan telekomunikasi terus dilakukan bersama para operator seluler lainnya.
Mewakili manajemen, Rachmad turut menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat musibah alam ini. Telkom berkomitmen untuk terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan seluruh layanan dapat pulih secepatnya.