Pencarian

Festival Tari "Napas Bumi dan Laut" Ramaikan Hari Jadi ke-500 Banjarmasin, Wali Kota: Tradisi Banjar Tak Boleh Padam

Minggu, 23 Agustus 2026 • 14:17:31 WIB
Festival Tari
Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR membuka Festival Karya Tari Daerah 2026 "Napas Bumi dan Laut" di Siring Menara Pandang, Sabtu (22/8) malam.

BANJARMASIN — Usia Kota Banjarmasin yang genap 500 tahun tidak hanya dirayakan dengan seremoni. Di panggung Siring Menara Pandang, Sabtu (22/8) malam, denyut tradisi Banjar justru dihidupkan kembali lewat gerak tari dan alunan musik tradisional dalam Festival Karya Tari Daerah 2026 bertajuk "Napas Bumi dan Laut".

Festival yang digelar Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin ini mempertemukan seniman, pekerja seni, komunitas, serta penikmat budaya dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.

Pesan Wali Kota: Usia Bertambah, Budaya Jangan Tergerus

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR membuka langsung perhelatan tersebut. Menurutnya, panggung festival menjadi pengingat bahwa bertambahnya usia kota tidak boleh membuat identitas budaya ikut luntur.

"Kegiatan ini sekaligus juga menegaskan bahwa kebudayaan Banjar harus terus tumbuh dan tidak boleh padam," ujar Yamin dalam sambutannya.

Ajang Seleksi Menuju Tingkat Provinsi

Setiap penampilan para finalis sanggar tari dan komunitas dinilai dewan juri. Mereka tidak hanya menyuguhkan keindahan gerak, tetapi membawa cerita, nilai, dan warisan budaya lokal ke hadapan masyarakat.

Penampil terbaik dari ajang ini akan membawa nama Banjarmasin ke Festival Karya Tari Daerah tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Regenerasi Seni dan Penguatan Pariwisata Kota

Yamin menekankan pentingnya festival seni untuk membuka ruang regenerasi. Ia menilai keberlangsungan budaya tidak cukup hanya dengan menjaga peninggalan masa lalu, tetapi harus memastikan generasi muda memiliki ruang untuk mengenal, mencintai, sekaligus mengembangkan seni tradisi.

"Kita ingin agar seni budaya dapat dinikmati secara luas oleh seluruh lapisan. Kita harapkan ini bisa menjadi hiburan dan harmoni bagi warga yang hadir di kawasan Siring Menara Pandang malam ini," jelasnya.

Di usia lima abad, Pemkot Banjarmasin ingin seni dan budaya menjadi bagian dari wajah kota sekaligus kekuatan untuk mengembangkan sektor pariwisata. Selama musik tradisional masih dimainkan dan generasi muda masih mau membawakan cerita leluhur di atas panggung, tradisi Banjar belum kehilangan napasnya.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: langkar.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks