BANJARMASIN — Turnamen Tenis Meja Terbuka DPRD Kalsel Tahun 2026 resmi mencatatkan nama Maya Andriani sebagai juara pertama tunggal putri. Gelar tersebut diraih setelah ia melewati laga final yang menegangkan dan berhasil menyingkirkan sang juara bertahan di hadapan para peserta serta penonton yang hadir.
Kemenangan ini menjadi kejutan tersendiri dalam turnamen yang mempertemukan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari unsur legislatif, eksekutif, hingga jurnalis. Bagi Maya, hasil ini merupakan buah dari permainan konsisten yang ia tampilkan sejak babak penyisihan hingga partai puncak.
Jurnalis yang Mampu Jaga Fokus di Tengah Kesibukan Liputan
Maya dikenal sebagai wartawan yang bertugas meliput aktivitas DPRD Kalsel setiap harinya. Padatnya agenda pemberitaan tidak menyurutkan kemampuannya untuk berkompetisi di level tertinggi turnamen daerah.
Di laga final, Maya tampil percaya diri dan menunjukkan ketenangan dalam membaca permainan lawan. Ia pun mengaku hanya bermain rileks tanpa beban saat bertanding.
“Bermain tenang dan mengalir saja. Alhamdulillah tahun ini bisa menyabet juara 1 tunggal putri,” kata Maya Andriani kepada wartawan, Senin (16/2/2026).
Sportivitas dan Silaturahmi Antar Insan Daerah
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang adu keterampilan memukul bola, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarpegawai dan insan pers di lingkungan DPRD Kalsel. Semangat sportivitas terlihat jelas dari jalannya pertandingan yang berlangsung ketat namun tetap menjunjung tinggi etika bertanding.
Keberhasilan Maya diharapkan menjadi motivasi bagi jurnalis lain dan masyarakat luas untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang profesi maupun olahraga. Prestasi ini menjadi catatan positif bagi insan pers di Kalimantan Selatan di tengah kesibukan mereka menjalankan tugas peliputan.
Dengan kemenangan ini, Maya Andriani kini resmi mengharumkan nama kalangan wartawan sekaligus membuktikan bahwa profesionalisme dan bakat olahraga bisa berjalan beriringan. Sang juara bertahan harus mengakui keunggulan Maya di partai puncak dan menerima gelar juara kedua.