KALIMANTAN SELATAN — Pameran lukisan yang digagas SBY Art Community resmi dibuka di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, sebagai bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kurator Gie Sanjaya meramu 150 karya dari 52 lukisan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), 29 karya Christopher Lehmpfuhl, 63 karya seniman SAC, lima karya seniman cilik, serta satu lukisan kolaborasi khusus.
Para seniman yang terlibat berasal dari latar belakang ISI Yogyakarta, ISI Solo, ITB Bandung, IKJ Jakarta, hingga seniman independen. Pembukaan acara ditandai goresan kuas bersama oleh Menko AHY, Menteri Ekraf Teuku Riefky, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono.
Jadwal dan Lokasi Pameran di TIM
Pameran berlangsung selama 13 hari, mulai 18 hingga 30 Agustus 2026. Lokasinya terbagi di dua galeri dalam kompleks TIM: Galeri Emiria Soenassa dan Galeri Oesman Effendi. Kedua venue ini berada di Jalan Cikini Raya No. 73, Jakarta Pusat, mudah diakses dari Stasiun Cikini yang hanya berjarak sekitar 500 meter.
Bagi pengunjung yang datang dari luar Jakarta, kompleks TIM juga dekat dengan kawasan Thamrin-Sudirman. Anda bisa turun di Stasiun MRT Bundaran HI lalu lanjut dengan transportasi daring atau TransJakarta koridor rute Cikini.
Rangkaian Acara: Workshop dan Artist Talk
Kementerian Ekonomi Kreatif turut memfasilitasi program pendamping pameran berupa workshop dan artist talk. Acara ini menghadirkan Christopher Lehmpfuhl, seniman asal Berlin yang dikenal dengan teknik impasto khasnya. Sesi diskusi menjadi ruang bagi pengunjung untuk memahami proses kreatif di balik goresan kuas para pelukis.
- Workshop melukis bersama seniman SAC dan Christopher Lehmpfuhl
- Artist talk membahas diplomasi budaya Jakarta-Berlin
- Tur kurator untuk memahami narasi setiap karya
Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasinya terhadap rangkaian acara ini. Menurutnya, pameran memberi kesempatan masyarakat mengenal proses kreatif sekaligus memperluas interaksi antara pelaku seni Indonesia dan internasional.
Kolaborasi Jakarta-Berlin yang Menjembatani Budaya
Kehadiran Christopher Lehmpfuhl bukan tanpa alasan. Pertemuannya dengan SBY pada 2024 berkembang menjadi persahabatan dan kolaborasi seni. Selama di Indonesia, ia melukis sejumlah lanskap bersama seniman lokal. Menko AHY menilai kolaborasi ini memperkuat hubungan Jakarta dan Berlin sebagai sister city.
"Rasanya seni bisa menjadi sesuatu yang memoderasi, mendamaikan. Mudah-mudahan hubungan baik antara kedua kota, antara kedua negara, bisa dijembatani melalui kolaborasi semacam ini," ujar AHY saat pembukaan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bahkan menyaksikan langsung lukisan Lehmpfuhl di ruang kerja Wali Kota Berlin. Ia menilai pilihan SBY berkolaborasi dengan pelukis tersebut tidak salah dan karya yang dihasilkan membawa pesan besar bagi dunia.
Tips Berkunjung ke Pameran SBY Art Community
Datanglah di hari kerja untuk menghindari kepadatan pengunjung akhir pekan. Sediakan waktu minimal dua jam agar bisa menikmati seluruh karya dan mengikuti sesi artist talk. Karena berada di kompleks TIM, Anda juga bisa melanjutkan kunjungan ke galeri lain atau menikmati area terbuka di sekitar taman.
Bagi pengunjung yang ingin tahu jadwal workshop dan artist talk lebih detail, informasi terkini dapat dikonfirmasi melalui akun media sosial resmi SBY Art Community atau Kementerian Ekraf. Pameran ini cocok untuk keluarga yang ingin mengenalkan seni rupa kontemporer kepada anak, sekaligus menyaksikan kolaborasi lintas negara secara langsung.