KOTABARU — Puluhan warga Desa Gunung Ulin, Kecamatan Pulau Laut Utara, memadati aula desa untuk menyampaikan aspirasi mereka dalam reses anggota DPRD Kotabaru, Abdul Kadir. Kegiatan yang berlangsung pekan lalu ini menjadi ajang dialog langsung antara wakil rakyat dan konstituennya.
Warga Keluhkan Tiang Listrik dan Kabel Berbahaya
Salah satu usulan yang menonjol datang dari Ketua RT 5 yang meminta pengadaan tiang listrik yang belum terpenuhi. Warga juga mengeluhkan kondisi kabel listrik yang membahayakan keselamatan, terutama saat hujan dan angin kencang.
"Saya ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat. Semua aspirasi akan kami tampung dan perjuangkan dalam pembahasan program pembangunan bersama pemerintah daerah," ujar Abdul Kadir, politisi PPP itu, Senin lalu.
Air Bersih dan Fasilitas Kesehatan Jadi Sorotan
Ketua RT 4, Kalsum, menyampaikan usulan peremajaan pipa air bersih untuk warga. Ia juga menyoroti pembangunan Mushalla Miftahul Jannah yang belum tuntas hingga saat ini.
Tak hanya itu, perwakilan PAUD Al Azhar Umi meminta pengadaan sarana administrasi kantor. Sementara kader posyandu mengusulkan pembaruan alat kesehatan yang sudah usang.
Reses Bukan Sekadar Formalitas
Abdul Kadir menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban konstitusional bagi anggota dewan untuk menjaring aspirasi rakyat. Hasil dari pertemuan ini akan menjadi bahan dalam penyusunan program pembangunan daerah dan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Kami akan membahas semua usulan ini dengan pemerintah daerah sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran," tambahnya.
Partisipasi Aktif Warga Diharapkan
Dalam kesempatan itu, Abdul Kadir juga mendorong warga untuk terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Ia meminta agar usulan yang diajukan benar-benar merupakan kebutuhan riil bersama, bukan kepentingan kelompok semata.
"Kalau usulannya tepat sasaran, program yang dijalankan pemerintah akan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," pungkasnya.