Pencarian

Saat Tak Memburu Pelaku Kejahatan, Personel Polres HSU Bersihkan Sampah Kayu dan Plastik di Sungai Negara

Jumat, 05 Juni 2026 • 18:30:22 WIB
Saat Tak Memburu Pelaku Kejahatan, Personel Polres HSU Bersihkan Sampah Kayu dan Plastik di Sungai Negara
Personel Polres HSU bersama Forkopimda membersihkan sampah kayu dan plastik di Sungai Negara, Amuntai.

AMUNTAI — Bukan hanya memburu pelaku kejahatan, personel Polres Hulu Sungai Utara (HSU) juga turun langsung ke Sungai Negara untuk memulung sampah. Mereka bergotong royong bersama unsur Forkopimda membersihkan tumpukan kayu dan plastik yang menyumbat aliran sungai di kawasan Tugu Siring Itik, Kota Amuntai, beberapa hari lalu.

Mengapa Polisi Turun Tangan Bersihkan Sungai?

Kapolres HSU melalui keterangannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian institusi terhadap lingkungan sekitar. Tumpukan sampah, terutama kayu dan plastik, dinilai bisa memicu pendangkalan sungai dan berpotensi menyebabkan banjir saat musim hujan tiba.

"Ini adalah tugas kami juga. Selain menjaga keamanan, kami peduli dengan kebersihan lingkungan. Kami ingin masyarakat melihat bahwa polisi hadir di tengah mereka dalam berbagai situasi," ujar perwakilan Polres HSU di lokasi.

Fakta Singkat Aksi Bersih-Bersih di Sungai Negara

  • Lokasi: Tugu Siring Itik, Sungai Negara, Kota Amuntai, Kalimantan Selatan.
  • Peserta: Personel Polres HSU, TNI, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan relawan setempat.
  • Jenis Sampah: Kayu gelondongan, ranting, dan sampah plastik yang menyangkut di aliran sungai.

Dampak Sampah bagi Aliran Sungai dan Warga

Sungai Negara merupakan urat nadi transportasi dan sumber kehidupan bagi warga Amuntai. Tumpukan sampah kayu dan plastik tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menghambat arus air. Jika dibiarkan, sedimentasi akan mempercepat pendangkalan sungai dan meningkatkan risiko banjir kiriman saat debit air naik.

Warga sekitar menyambut positif aksi ini. Mereka berharap kegiatan serupa rutin dilakukan, tidak hanya oleh aparat, tetapi juga oleh masyarakat sendiri. "Kami lihat polisi langsung ambil sampah. Ini contoh bagus buat kami semua," ujar seorang warga yang melintas di lokasi.

Apa Langkah Selanjutnya?

Polres HSU berencana menjadikan kegiatan bersih sungai sebagai agenda rutin, terutama di titik-titik rawan penyumbatan. Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup setempat untuk menyediakan tempat pembuangan sementara (TPS) di sekitar bantaran sungai agar sampah tidak lagi dibuang sembarangan.

Upaya ini sekaligus menjadi edukasi bagi warga agar tidak lagi menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah. "Kami akan terus sosialisasi. Sungai bersih, banjir terhindar, dan warga pun nyaman," pungkas Kapolres HSU.

Bagikan
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks