KALIMANTAN SELATAN — Balap liar di jalan raya memang tindakan bodoh. Selain membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain, aksi ini juga ilegal. Yang lebih parah, pengemudi tidak pernah tahu apakah SUV yang melaju di belakangnya adalah mobil polisi tanpa tanda yang sedang menunggu mereka berbuat salah. Nasib itulah yang menimpa pengemudi Chevrolet Corvette dan Dodge Challenger di Jacksonville, Florida.
Petugas Ernesto Valerio dari Unit Penegakan Lalu Lintas Khusus (Specialized Traffic Enforcement Unit) Jacksonville Sheriff's Office sedang berpatroli mencari pelaku balap liar pada Jumat malam (14/8). Ia berada tepat di belakang kedua mobil otot Amerika itu. Patroli yang dilakukannya tidak berlangsung lama.
Rekaman dashcam dari mobil patroli yang diunggah ke Facebook menunjukkan sebuah Dodge berwarna abu-abu dan Chevy merah melaju berdampingan di Jembatan Buckman. Dari dalam mobil, petugas Valerio terdengar curiga melihat gerak-gerik kedua pengemudi. "Lihat mereka memblokir semuanya," ucapnya dalam rekaman.
Beberapa saat kemudian, pengemudi Corvette menjulurkan tangan dari jendela memberi aba-aba hitungan mundur kepada pengemudi Challenger. Begitu aba-aba selesai, kedua mobil langsung melesat bersamaan. "Oh, mereka balapan sekarang. Tepat di depanku," kata petugas Valerio.
Kedua mobil disebut mencapai kecepatan di atas 120 mil per jam. Cepat, namun tidak cukup cepat untuk lolos dari kejaran polisi. Petugas akhirnya berhasil mengejar dan menghentikan Challenger. Pengemudinya, Quashay Frazier Jr., langsung ditangkap dengan tuduhan super speeding dan balap liar.
Sementara itu, Jacksonville Sheriff's Office belum mengidentifikasi pengemudi Corvette generasi C6 dalam unggahan awalnya di media sosial. Pihak berwenang juga belum mengonfirmasi apakah pengemudi mobil tersebut ikut ditangkap.
Penangkapan ini merupakan bagian dari Operasi Double Down, sebuah operasi penegakan hukum yang menyasar balap liar dan pelanggaran "super speeding" sesuai hukum Florida. Kategori tersebut mencakup kendaraan yang melaju 50 mph atau lebih di atas batas kecepatan, atau mengemudi di atas 100 mph dengan cara tidak aman. Otoritas setempat menyebut delapan orang ditangkap pada Jumat dan Sabtu dalam operasi tersebut.
Balap liar Corvette melawan Challenger di jembatan umum saja sudah keputusan yang sangat buruk. Melakukannya dengan polisi yang berada tepat di belakang membuat keadaan menjadi jauh lebih rumit. Sebaiknya adu kecepatan dilakukan di sirkuit resmi, di mana pengemudi tidak perlu khawatir menoleh ke belakang karena takut ditangkap.