MARTAPURA — Pemerintah Kabupaten Banjar diminta hadir dalam rangkaian kegiatan keagamaan yang akan digelar MWCNU Kecamatan Beruntung Baru pada 14 September 2026 mendatang. Permohonan ini disampaikan langsung saat rombongan pengurus bersilaturahmi dengan Bupati H Saidi Mansyur di Mahligai Sultan Adam, Rabu (19/08/2026).
Camat Beruntung Baru Wahidin Noor yang memimpin langsung rombongan menyebut, undangan ini sekaligus menjadi ajang memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah daerah.
"Sekaligus mengundang pak Bupati untuk hadir di pelantikan tersebut. Semoga dengan kehadiran ini dapat mempererat sinergitas antara MWCNU dengan Pemkab dalam upaya mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Banjar," ungkapnya.
Perkenalkan Peran NU ke Warga Beruntung Baru
Rais Syuriah MWCNU Beruntung Baru Tuan Guru Abdul Basit menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Pihaknya ingin memperkenalkan secara lebih luas kontribusi NU beserta rantingnya kepada masyarakat di wilayah setempat.
"Kami ingin memperkenalkan pada warga Beruntung Baru tentang peran dan kontribusi NU beserta rantingnya," ungkapnya.
Salah satu fokus yang dijalankan adalah mengoordinasikan lembaga pendidikan di bawah naungan NU, mulai dari madrasah, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), hingga lembaga Ma'arif yang tersebar di pedesaan. Selain itu, pengurus juga menyiapkan pelatihan kaderisasi dan penguatan Khitthah ke-NU-an bagi generasi muda desa.
Bupati: Ormas Keagamaan Bantu Wujudkan Masyarakat Religius
Menanggapi rencana tersebut, Bupati Saidi Mansyur menyambut baik silaturahmi yang dilakukan jajaran MWCNU. Menurutnya, keberadaan organisasi keagamaan memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak.
"Pemerintah daerah tentu terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat untuk masyarakat, khususnya bidang keagamaan, pendidikan dan pembinaan generasi muda," ujarnya.
Dukungan ini dinilai penting mengingat MWCNU merupakan struktur organisasi NU di tingkat kecamatan yang terdiri dari Mustasyar, Syuriyah, A'wan Syuriyah, dan Tanfidziyah. Adapun pengurus Syuriyah MWC meliputi Rois, Wakil-wakil Rois, Khatib, dan Wakil-wakil Khatib.