Pencarian

Tiga Kecamatan di HSU Siap Dinilai Tim PHBS Provinsi Kalsel, Desa Hambuku Baru Wakili Kabupaten

Senin, 07 September 2026 • 19:17:01 WIB
Tiga Kecamatan di HSU Siap Dinilai Tim PHBS Provinsi Kalsel, Desa Hambuku Baru Wakili Kabupaten
Tim penilai PHBS Provinsi Kalsel disambut jajaran Pemkab HSU di Kantor Desa Hambuku Baru, Senin (7/9/2026).

AMUNTAI — Penilaian lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026 menyasar Desa Hambuku Baru. Desa yang berada di Kecamatan Babirik ini dipercaya mengemban tugas mewakili Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dalam ajang bergengsi antar-kabupaten/kota tersebut.

Kedatangan tim penilai yang terdiri atas unsur TP PKK Provinsi Kalsel dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel itu disambut langsung oleh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSU di Kantor Desa Hambuku Baru, Senin (7/9/2026).

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda HSU, Khairussalim, membacakan sambutan tertulis Bupati HSU yang menekankan pentingnya keberlanjutan gerakan PHBS setelah kompetisi usai.

Budaya Sehat Tak Boleh Berhenti Setelah Lomba

"Kita berharap PHBS ini bukan sekadar untuk dilombakan, namun harus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari rumah sendiri hingga lingkungan masyarakat," ujar Khairussalim di hadapan tim penilai dan tamu undangan.

Pemkab HSU menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan peran TP PKK di semua tingkatan, mulai dari kabupaten, kecamatan, hingga desa. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh elemen yang telah menyiapkan diri menghadapi penilaian tersebut.

Ketua TP PKK HSU Murniati Sahrujani dan Wakil Ketua Mayang Melani Hero Setiawan turut hadir mendampingi rombongan, bersama Kepala Dinas Kesehatan HSU M Yandi Priyadi serta perwakilan Dinas Perikanan dan Dinas Kominfosandi setempat.

Evaluasi Menyeluruh, Bukan Sekadar Cari Kekurangan

Rahmadi, perwakilan tim penilai dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, menjelaskan bahwa proses penilaian mengedepankan aspek penerapan PHBS secara menyeluruh di tengah masyarakat. Fokus evaluasi mencakup keterlibatan aktif warga, kader kesehatan, pemerintah daerah, hingga pemangku kepentingan lainnya.

"Kami mengevaluasi bagaimana masyarakat menerapkan PHBS di kehidupan sehari-hari. Harapannya, kegiatan dan penerapan budaya sehat ini tidak berhenti setelah perlombaan selesai," kata Rahmadi.

Penilaian yang dilakukan tim gabungan ini menjadi tolok ukur sejauh mana desa-desa di Kalsel menginternalisasi pola hidup bersih dan sehat dalam rutinitas warganya. Bukan hanya soal kebersihan fisik lingkungan, tetapi juga perubahan perilaku yang berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Forkopimcam Babirik serta para tamu undangan lainnya dari unsur masyarakat dan pemerintah setempat.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kanalkalimantan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks