KOTABARU — Sebanyak 75 seniman dari berbagai komunitas di Kabupaten Kotabaru berkumpul dalam Musyawarah Seniman (Musen) ke-8 Dewan Kesenian Kabupaten Kotabaru. Forum yang digelar di aula kantor bupati ini menjadi ajang strategis menentukan program kerja organisasi kesenian ke depan.
Apa Target Utama Musen ke-8?
Staf Ahli Bupati Kotabaru, H Akhmad Rajudinoor, menyebut musyawarah ini bukan sekadar forum rutin. Pemerintah daerah menargetkan lahirnya kepengurusan yang solid serta mampu melahirkan seniman-seniman berbakat baru.
"Diharapkan lahir kepengurusan yang mampu merangkul seluruh elemen seni serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi kemajuan kebudayaan daerah," ujarnya di Kotabaru, Kamis.
Warisan Sukri Munas Jadi Tolok Ukur
Rajudinoor secara spesifik menyebut almarhum Sukri Munas sebagai figur yang patut diteladani. Seniman legendaris Kotabaru itu dikenal melalui karya-karyanya yang mendunia.
"Melalui musyawarah ini dapat melahirkan seniman-seniman berbakat yang mampu mengikuti jejak tokoh seni terdahulu, almarhum Sukri Munas," kata Rajudinoor.
Dukungan Pemda untuk Ekonomi Kreatif
Pemerintah Kabupaten Kotabaru berkomitmen mendukung pengembangan seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif. Hal ini disampaikan langsung oleh staf ahli bupati di hadapan para peserta musyawarah.
Ketua Panitia Rahmadi melaporkan, Musen ke-8 diikuti peserta dari sanggar tari, teater, musik, dan seni rupa. Ia mengapresiasi dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta pihak lain yang turut menyukseskan acara.
"Musyawarah ini menjadi wadah penting bagi para seniman untuk memperkuat organisasi, bertukar gagasan, serta merumuskan langkah strategis dalam memajukan seni budaya di Kabupaten Kotabaru," ujar Rahmadi.
Kolaborasi Jadi Kunci
Ketua Umum Dewan Kesenian Kotabaru, H Syajidan, menekankan pentingnya kebersamaan antarseniman. Menurutnya, dukungan pemerintah dan kolaborasi internal menjadi syarat mutlak agar kreativitas seni budaya daerah terus eksis.
Musen ke-8 ini menjadi momentum bagi para pegiat seni Kotabaru untuk menyusun program kerja organisasi periode 2026. Dewan Kesenian Kotabaru diharapkan mampu menjembatani kepentingan seniman dengan pemerintah daerah demi kemajuan kebudayaan lokal.