Pencarian

Satgas BBM Bersubsidi Pemprov Kalsel Perketat Pengawasan, SPBU Nakal di Banjarmasin dan Sekitarnya Terancam Ditutup

Sabtu, 06 Juni 2026 • 12:57:01 WIB
Satgas BBM Bersubsidi Pemprov Kalsel Perketat Pengawasan, SPBU Nakal di Banjarmasin dan Sekitarnya Terancam Ditutup
Satgas BBM Bersubsidi Pemprov Kalsel intensifkan pengawasan untuk pastikan BBM tepat sasaran.

BANJARMASIN — Ancaman penutupan itu disampaikan menyusul maraknya temuan penyimpangan di lapangan, mulai dari penjualan BBM bersubsidi ke kendaraan yang tidak berhak hingga pengoplosan. Satgas yang dibentuk Pemprov Kalsel ini kini bergerak lebih agresif untuk memastikan kuota BBM bersubsidi tepat sasaran, terutama bagi nelayan, petani, dan transportasi umum.

Apa Sanksi Paling Berat untuk SPBU Bandel?

Ahma Bagiawan menegaskan sanksi tidak main-main. SPBU yang kedapatan menjual solar bersubsidi ke industri atau kendaraan pribadi di luar ketentuan bisa langsung dihentikan operasinya. "Kami tidak akan segan-segan menutup SPBU yang melanggar. Ini menyangkut hak masyarakat kecil," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa.

Modus Klasik yang Masih Terjadi di Kalsel

Pengawasan diperketat karena masih banyak ditemukan praktik curang. Salah satu modus yang paling sering terungkap adalah penjualan BBM bersubsidi ke mobil tambang dan perusahaan perkebunan kelapa sawit. Padahal, jenis bahan bakar tersebut diperuntukkan bagi sektor transportasi umum dan usaha mikro.

Dampak Langsung ke Harga dan Pasokan

Pembelian dalam jumlah besar oleh oknum tidak bertanggung jawab kerap memicu kelangkaan di SPBU. Akibatnya, nelayan di pesisir Batulicin dan petani di Kabupaten Banjar harus mengantre berjam-jam hanya untuk mengisi jeriken. Satgas mencatat, pengawasan ketat ini diharapkan mengembalikan ketersediaan BBM di pompa umum.

SPBU Wajib Pasang CCTV dan Laporkan Data Harian

Untuk memudahkan pengawasan, setiap SPBU kini diwajibkan melaporkan data penjualan harian secara real-time ke Satgas. Pemprov Kalsel juga meminta pemilik SPBU memasang kamera pengawas di setiap nozzle agar transaksi mencurigakan bisa langsung terpantau. "Kami punya tim yang keliling. Kalau ada laporan dari masyarakat, kami langsung turun," tambah Ahma.

Langkah ini mendapat dukungan dari Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kalsel. Mereka berjanji akan menindak tegas anggota yang terbukti melanggar. Bagi warga yang menemukan indikasi kecurangan, Satgas menyediakan hotline pengaduan yang tertera di setiap SPBU resmi.

Bagikan
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks