Pencarian

Truk Angkutan Semen Terperosok ke Kebun Karet di Tabalong, Sopir Selamat

Selasa, 02 Juni 2026 • 15:04:52 WIB
Truk Angkutan Semen Terperosok ke Kebun Karet di Tabalong, Sopir Selamat
Truk bermuatan semen terperosok ke kebun karet di Kecamatan Muara Uya, Tabalong.

TABALONG — Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk bermuatan semen terjadi di jalan penghubung antar-desa di Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, pada Senin lalu. Kendaraan dengan muatan puluhan sak semen itu keluar dari jalur dan terperosok ke dalam kebun karet milik petani setempat. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah akibat muatan yang tumpah dan kerusakan tanaman.

Diduga Rem Blong Saat Melewati Turunan Tajam

Berdasarkan keterangan sementara dari pihak kepolisian setempat, truk bermuatan semen tersebut melaju dari arah Tanjung menuju perbatasan Kalimantan Tengah. Saat melintasi jalan menurun dan berkelok di kawasan Muara Uya, sopir kehilangan kendali. “Diduga rem truk tidak berfungsi optimal karena jalan licin,” ujar seorang petugas dari Satlantas Polres Tabalong.

Bagian depan truk masuk ke dalam parit tepi kebun, sementara badan kendaraan miring ke samping. Sejumlah saksi mata di lokasi mengatakan mereka mendengar suara benturan keras sebelum truk berhenti di antara pohon karet.

Proses Evakuasi Berlangsung Hingga Malam

Proses evakuasi truk baru bisa dilakukan beberapa jam setelah kejadian. Tim gabungan dari kepolisian dan warga sekitar berupaya mengeluarkan kendaraan dengan bantuan alat berat. “Kami harus membongkar muatan semen terlebih dahulu agar truk tidak semakin terperosok,” jelas petugas di lapangan.

Jalan poros desa sempat tersendat selama proses evakuasi berlangsung. Arus lalu lintas dialihkan secara manual oleh warga untuk menghindari antrean panjang. Hingga malam hari, truk berhasil ditarik dan dibawa ke pool perusahaan angkutan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kerugian Petani Karet dan Dampak Lalu Lintas

Peristiwa ini menyebabkan kerusakan pada belasan pohon karet yang siap sadap di lahan milik seorang petani bernama Sutrisno (52). “Pohon-pohon itu tumbang tertimpa truk. Padahal minggu depan sudah waktunya panen getah,” ujarnya saat ditemui di lokasi. Ia memperkirakan kerugian mencapai Rp 15 juta dari hasil getah yang hilang.

Sopir truk, yang diketahui bernama Rudi (38), menjalani pemeriksaan di Pos Lantas Muara Uya. Pihak kepolisian mengimbau pengemudi kendaraan berat untuk lebih waspada saat melintasi jalur rawan kecelakaan, terutama di musim hujan. “Kami akan koordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk memasang rambu peringatan tambahan di titik-titik rawan,” pungkas petugas.

Bagikan
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks