Pencarian

Bulog Siapkan Gudang 7 Juta Ton, Stok Beras Tembus 5,39 Juta Ton di Tengah Lonjakan Panen

Jumat, 29 Mei 2026 • 19:03:41 WIB
Bulog Siapkan Gudang 7 Juta Ton, Stok Beras Tembus 5,39 Juta Ton di Tengah Lonjakan Panen
Bulog tingkatkan kapasitas gudang hingga 7 juta ton untuk menampung stok beras nasional.

KALIMANTAN SELATAN — Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa perluasan daya tampung merupakan langkah antisipatif agar seluruh produksi petani tetap terserap di tengah musim panen raya. "Aktivitas panen petani tidak boleh dan tidak bisa kita hentikan. Mengingat para petani sudah menanam, maka secara otomatis hasilnya harus siap kami serap," ujar Rizal dalam konferensi pers, Jumat (29/5/2026).

Stok Melampaui Kapasitas, Bulog Sewa Gudang Tambahan

Volume stok beras nasional yang dikelola Bulog saat ini mencapai 5,39 juta ton, melampaui kapasitas gudang internal perusahaan yang hanya 4 juta ton. Untuk mengatasi keterbatasan ruang simpan, Bulog telah menyewa fasilitas pergudangan tambahan dari pihak ketiga berkapasitas sekitar 2 juta ton. Dengan tambahan itu, masih terdapat ruang sisa (spare) sekitar 600.000 ton.

Sebagai mitigasi jangka pendek, Bulog tengah memfinalisasi sewa gudang baru dengan kapasitas ekstra 1 juta ton. Ketersediaan ruang ini disiapkan jika tren penyerapan terus meningkat hingga menembus ambang 6 juta ton dalam waktu dekat. "Kami memprediksi pada tahun 2026 ini Indonesia berpotensi besar mewujudkan swasembada pangan," tutur Rizal.

Target Stok 6 Juta Ton Bergeser ke Juni

Manajemen Bulog mengonfirmasi adanya pergeseran linimasa pemenuhan target stok hingga 6 juta ton. Target yang semula diproyeksikan terealisasi pada akhir Mei, kini diperkirakan baru akan terpenuhi secara komprehensif pada akhir bulan depan. "Estimasi kami bergeser ke Juni. Kami memperkirakan target stok 6 juta ton tersebut akan siap sepenuhnya pada akhir Juni," pungkas Rizal.

Optimisme ini berkaca pada performa penyerapan komoditas tahun lalu. Pada 2025, Bulog awalnya hanya dibebani target penyerapan sebesar 3 juta ton. Namun, konsistensi panen di tingkat peternak dan petani membuat realisasi akhir melampaui estimasi, yakni menyentuh angka 3,2 juta ton.

Bangun 100 Gudang Baru, Prioritas di Daerah 3T

Selain mengandalkan skema sewa jangka pendek, Bulog telah merancang cetak biru penguatan infrastruktur logistik jangka panjang. Perusahaan berencana membangun 100 titik kompleks pergudangan baru yang tersebar di berbagai wilayah strategis di Indonesia. Sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, pembangunan fasilitas penyimpanan baru ini akan diprioritaskan pada kawasan Terluar, Terdepan, dan Terpencil (3T), serta kabupaten atau kota yang sejauh ini belum memiliki depo logistik Bulog.

Langkah ini diharapkan dapat memotong rantai distribusi, memperkuat cadangan pangan daerah, dan mempercepat respons logistik saat terjadi kerawanan pangan. Dengan ekspansi ini, Bulog optimistis mampu menjaga stabilitas harga di tingkat hulu sekaligus menyokong agenda swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.

Bagikan
Sumber: ekonomi.tvrinews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks