BANJARMASIN — PT Bank Kalsel segera meluncur sebagai bank devisa setelah melalui proses persiapan yang panjang. Direktur Utama PT Bank Kalsel H Fachruddin mengumumkan bahwa status baru tersebut akan efektif pada 17 Juni 2026, bertepatan dengan rangkaian peringatan Tahun Baru Islam/1448 Hijriah.
Transaksi Ekspor-Impor Kini Bisa Lewat Bank Kalsel
Dengan status bank devisa, Bank Kalsel akan mampu memfasilitasi kegiatan ekspor dan impor yang sebelumnya harus melalui bank nasional. Fachruddin menyatakan bahwa langkah ini merupakan terobosan untuk meningkatkan kontribusi BUMD terhadap pendapatan daerah.
"Karena dengan bank devisa kegiatan ekspor-impor bisa melalui Bank Kalsel," ujar Fachruddin di sela-sela penyembelihan hewan kurban di DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis.
Simulasi Sebelum Peluncuran
Sebelum resmi diluncurkan, Bank Kalsel akan menjalani serangkaian simulasi untuk memastikan seluruh sistem dan prosedur berjalan sesuai harapan. Hal ini dilakukan agar transisi menuju bank devisa berlangsung mulus tanpa kendala operasional.
Fachruddin menyampaikan optimisme bahwa status baru ini akan membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha di Kalimantan Selatan untuk bertransaksi internasional tanpa harus bergantung pada bank di luar daerah.
Fakta Singkat: Bank Kalsel Menuju Bank Devisa
- Tanggal peluncuran: 17 Juni 2026 (Tahun Baru Islam 1448 H)
- Dampak utama: Melayani transaksi ekspor-impor dan valuta asing
- Tujuan: Meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Selatan
Kurban 21 Sapi, Termasuk untuk DPRD dan Pers
Dalam kesempatan yang sama, Fachruddin juga melaporkan bahwa Kantor Pusat Bank Kalsel tahun ini menyembelih 21 ekor sapi untuk ibadah kurban. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya 14 ekor sapi.
"Sebanyak 21 ekor sapi kurban tahun ini termasuk dua di antaranya untuk Sekretariat DPRD Kalsel bersama Press Room setempat," ungkapnya seraya menambahkan bahwa tahun depan jumlah kurban untuk Dewan kemungkinan akan bertambah.
Sementara itu, Ketua Press Room DPRD Kalsel Ipik Gandamana mengucapkan terima kasih atas bantuan Bank Kalsel yang telah berlangsung selama empat tahun berturut-turut. Koordinator Pelaksana Penyembelihan Hewan Kurban Rudi Setiawan turut mendampingi dalam kegiatan tersebut.