SD Negeri Lasung Batu 2 Balangan Ubah Dinding Kelas Jadi Media Edukasi, Inovasi 'Dikcara' Diadopsi Separuh Sekolah di Kabupaten

Penulis: Zulham Nasution  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:00:38 WIB
Dinding kelas di SD Negeri Lasung Batu 2, Balangan, diubah menjadi media edukasi visual melalui inovasi Dikcara.

BALANGAN — Dinding kelas yang semula polos dan monoton di SD Negeri Lasung Batu 2, Kecamatan Paringin, kini disulap menjadi media edukasi visual yang hidup. Melalui inovasi Dikcara, ruang kelas tidak lagi sekadar tempat duduk mendengarkan guru, tetapi juga menjadi "guru kedua" yang menyampaikan pesan karakter dan motivasi setiap hari.

Kepala SD Negeri Lasung Batu 2, Akhmad Maidinor, menyebut gagasan ini lahir dari keprihatinan terhadap lingkungan belajar yang belum memberikan stimulasi visual memadai bagi peserta didik. Padahal, sekolah tersebut menampung jumlah siswa yang cukup banyak di Kecamatan Paringin.

Dari Dinding Kosong Menjadi Media Pembelajaran Tematik

Sebelum diimplementasikan, pihak sekolah melakukan identifikasi kondisi kelas, diskusi bersama guru, hingga studi referensi media pembelajaran visual. Konsep ini mulai diterapkan pada 2024 secara kolaboratif bersama guru, alumni, dan pihak yang peduli pada pengembangan lingkungan belajar.

Desain mural di setiap kelas disusun tematik dan disesuaikan dengan perkembangan psikologis siswa per jenjang. "Keunggulan Dikcara terletak pada kemampuannya memanfaatkan ruang yang sebelumnya tidak produktif menjadi media pembelajaran efektif, sekaligus mendukung implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)," jelas Akhmad Maidinor, Sabtu (18/7/2026).

Dampak ke Siswa dan Guru: Kelas Lebih Kondusif

Setelah Dikcara berjalan, suasana kelas berubah menjadi lebih ceria dan nyaman. Guru merasakan proses pembelajaran berlangsung lebih kondusif, sementara peserta didik menunjukkan antusiasme lebih tinggi karena belajar tidak hanya dari buku teks, tetapi juga dari lingkungan sekitar mereka.

Akhmad Maidinor menambahkan, pendidikan tidak hanya berlangsung ketika guru menjelaskan pelajaran di depan kelas. Dinding kelas pun dapat menjadi guru yang selalu hadir setiap hari, menginspirasi anak-anak untuk bermimpi dan menumbuhkan karakter positif.

Diadopsi Sekolah Lain di Balangan

Inovasi ini berkembang melampaui lingkungan SD Negeri Lasung Batu 2. Sejumlah sekolah di Kabupaten Balangan mulai mengadopsi konsep serupa, bahkan layanan pembuatan mural edukatif kini menjadi bentuk kolaborasi antarsekolah.

"Hingga saat ini, hampir separuh sekolah di Kabupaten Balangan telah terinspirasi dan memanfaatkan konsep maupun layanan tersebut," katanya.

Menurutnya, perubahan besar tidak selalu membutuhkan teknologi rumit atau biaya tinggi. Dengan kreativitas, kepemimpinan visioner, dan kolaborasi, ruang kelas dapat bertransformasi menjadi media pembelajaran yang membangun karakter, meningkatkan motivasi, serta menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih humanis dan berkelanjutan.

Reporter: Zulham Nasution
Sumber: lokalhits.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top