Pencarian

Volvo CE Uji Alat Berat Listrik di Suaka Margasatwa AS, Nol Emisi

Kamis, 05 November 2026 • 11:24:01 WIB
Volvo CE Uji Alat Berat Listrik di Suaka Margasatwa AS, Nol Emisi
Ekskavator listrik ECR25 Electric dan wheel loader L25 Electric beroperasi di Occoquan Bay National Wildlife Refuge, Virginia, Amerika Serikat.

KALIMANTAN SELATAN — Volvo Construction Equipment menurunkan ekskavator listrik ECR25 Electric dan wheel loader L25 Electric di Occoquan Bay National Wildlife Refuge, Virginia, Amerika Serikat. Ini pertama kalinya peralatan listrik nol emisi dipakai di dalam sistem Suaka Margasatwa Nasional AS, proyek yang menuntut mesin tetap senyap agar satwa liar tidak terusik. Kedua unit bertenaga baterai itu tengah membangun jalur aksesibilitas baru sepanjang setengah mil di kawasan tersebut.

US Fish and Wildlife Service menggandeng Volvo CE untuk proyek pembangunan jalur di Occoquan Bay National Wildlife Refuge. Pilihan jatuh ke mesin listrik karena proyek konstruksi konvensional berisiko mengganggu ekosistem setempat lewat gas buang diesel, kebisingan mesin, dan getaran alat berat.

ECR25 Electric dan L25 Electric Bekerja Tanpa Gas Buang

Dua unit diturunkan dengan tugas berbeda. Wheel loader kompak L25 Electric memadatkan dan meratakan jalur sepanjang setengah mil yang mengelilingi salah satu kolam di kawasan suaka, dirancang agar bisa dilalui pengunjung pengguna kursi roda.

Ekskavator kompak ECR25 Electric mengambil porsi penggalian. Mesin ini membuka parit untuk memperbaiki drainase kolam sekaligus membantu pemasangan platform pandang yang menjorok ke atas air.

Keduanya mengandalkan baterai sebagai satu-satunya sumber tenaga. Tidak ada mesin diesel cadangan, sehingga emisi di lokasi proyek nol dan tingkat kebisingan jauh di bawah alat berat konvensional.

Pengisi Daya Tenaga Surya Menutup Rantai Pasok Energi

Pasokan listrik untuk kedua mesin datang dari EV ARC, sistem pengisian portabel bertenaga surya buatan Beam Global. Sistem ini dipilih untuk menekan jejak karbon proyek lebih jauh lagi, karena pengisian daya tidak bergantung pada jaringan listrik dari pembangkit berbahan bakar fosil.

Kombinasi mesin listrik dan pengisi daya surya membuat operasi konstruksi di suaka nyaris tanpa jejak emisi, mulai dari alat kerja sampai sumber energinya.

Satwa Liar Jadi Pertimbangan Utama

Occoquan Bay bukan kawasan kosong. Suaka ini menampung padang rumput, lahan basah, dan hutan yang menjadi habitat rubah merah, kura-kura painted, osprey, berang-berang sungai, serta sejumlah spesies yang jarang terlihat pengunjung.

Karena itu, proyek pembangunan jalur dirancang agar dampak ke satwa ditekan seminimal mungkin. Mesin listrik memungkinkan pekerjaan konstruksi berjalan tanpa suara bising yang biasanya membuat hewan menjauh dari area kerja.

Klaim Volvo CE soal Masa Depan Alat Berat

Wakil Presiden Product Management and Productivity Volvo CE, Dr. Ray Gallant, menyebut proyek ini sebagai pembuktian komitmen perusahaan menurunkan emisi. "Kami antusias bermitra dengan US Fish and Wildlife Service pada proyek ini untuk menunjukkan komitmen Volvo dalam menurunkan emisi dan membangun masa depan yang kita semua inginkan dan butuhkan," ujarnya dalam pernyataan resmi.

Menurut Gallant, proyek di Occoquan Bay memberi gambaran bagaimana mesin listrik bisa menciptakan masa depan konstruksi yang lebih ramah iklim. "Proyek seperti yang ada di Occoquan Bay National Wildlife Refuge memberi gambaran bagaimana mesin listrik dapat menciptakan masa depan yang lebih ramah iklim bagi industri konstruksi," kata Gallant.

Jalur Setengah Mil untuk Pengunjung Kursi Roda

Hasil akhir proyek adalah jalur aksesibel yang mengelilingi salah satu kolam di suaka. Jalur ini membuka akses bagi pengunjung pengguna kursi roda yang sebelumnya kesulitan menjangkau area tersebut.

Platform pandang yang dibangun dengan bantuan ekskavator listrik juga memperluas sudut pengamatan burung dan satwa air di kawasan konservasi itu.

Ujian bagi Alat Berat Listrik di Medan Non-Industri

Pemakaian ECR25 Electric dan L25 Electric di suaka margasatwa menjadi pembuktian berbeda dari penggunaan biasa di proyek perkotaan atau industri. Medan tanah, area basah, dan tuntutan kerja senyap menguji kemampuan alat listrik di luar lingkungan yang terkontrol.

Volvo CE belum merinci berapa lama kedua unit beroperasi per pengisian daya dalam proyek ini. Perusahaan juga tidak menyebut nilai kontrak atau jadwal penyelesaian jalur di Occoquan Bay.

Relevansi bagi Pasar Alat Berat Indonesia

Langkah Volvo CE ini memberi sinyal arah pengembangan alat berat listrik untuk pekerjaan yang menuntut tingkat kebisingan dan emisi rendah. Di Indonesia, segmen serupa berpotensi menyasar proyek di kawasan konservasi, taman nasional, dan area permukiman padat yang membatasi operasi mesin diesel pada jam tertentu.

Kendala adopsi tetap soal infrastruktur pengisian daya dan harga unit. Sistem pengisian portabel berbasis surya seperti EV ARC menunjukkan salah satu jalan keluar untuk lokasi proyek yang jauh dari jaringan listrik.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: electrek.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks