Pencarian

Gunung Ibu Erupsi 30 Kali dalam Sepekan, Radius 3,5 Km Ditutup

Kamis, 22 Oktober 2026 • 11:08:31 WIB
Gunung Ibu Erupsi 30 Kali dalam Sepekan, Radius 3,5 Km Ditutup
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 36 detik.

KALIMANTAN SELATAN — Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali erupsi pada Kamis (22/10/2026) pukul 10.44 WIT dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 36 detik. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat 30 letusan dalam sepekan terakhir dan mempertahankan status Level II (Waspada). Wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer serta perluasan sektoral 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di sisi utara.

Sepanjang 22 Oktober 2026, pengamatan kegempaan Gunung Ibu pukul 00.00–23.59 WIT mencatat 112 gempa letusan dengan amplitudo 15–28 milimeter dan durasi 34–82 detik. Visual letusan pagi itu tidak teramati, meski getarannya terekam jelas di seismograf.

Selain gempa letusan, instrumen PVMBG mendeteksi 4 gempa guguran beramplitudo 3 milimeter selama 37–67 detik dan 1 gempa hembusan beramplitudo 2 milimeter selama 47 detik. Data itu dirilis melalui aplikasi MAGMA Indonesia sebagai laporan aktivitas harian gunung api.

Status Level II dan Zona yang Dilarang

Gunung Ibu masih berada di Level II (Waspada). PVMBG menghimbau masyarakat sekitar dan pengunjung agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.

Ada perluasan sektoral tambahan sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara. Zona ini menjadi area paling berisiko karena arah lontaran material vulkanik mengikuti bukaan tersebut.

Posisi Gunung Ibu di Antara Gunung Api Aktif Indonesia

MAGMA Indonesia merekam 5.231 letusan gunung api di seluruh Indonesia sepanjang 2026. Gunung Semeru di Jawa Timur memuncaki daftar dengan 2.020 letusan, disusul Gunung Ibu dengan 1.782 letusan.

Angka itu menempatkan Gunung Ibu sebagai salah satu gunung api paling aktif di Indonesia tahun ini. Frekuensi letusannya bahkan melampaui banyak gunung api lain yang lebih dikenal wisatawan.

Dampak bagi Rencana Perjalanan ke Halmahera Barat

Bagi traveler yang menyusun itinerary ke Maluku Utara, terutama kawasan Halmahera Barat, status Waspada Gunung Ibu perlu masuk dalam pertimbangan. Rute darat menuju sejumlah desa di sekitar kaki gunung bisa terkena pembatasan jika aktivitas meningkat.

Informasi terkini soal kondisi jalur dan rekomendasi radius dapat dikonfirmasi via PVMBG, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara, atau dinas pariwisata setempat sebelum berangkat. Pantau juga aplikasi MAGMA Indonesia yang memperbarui laporan aktivitas gunung api setiap hari.

Perlengkapan dan Sikap Selama di Zona Rawan

Traveler yang tetap berada di sekitar kawasan disarankan menyiapkan masker untuk mengantisipasi abu vulkanik, meski letusan pagi ini tidak teramati secara visual. Ikuti arahan petugas pos pengamatan gunung api dan jangan memaksakan mendekat ke kawah untuk konten foto.

Warga lokal biasanya paling cepat mendapat informasi lewat kelompok komunikasi desa. Menanyakan kondisi terkini ke penginapan atau pemandu lokal menjadi langkah praktis sebelum menentukan aktivitas harian.

Gunung Ibu menawarkan lanskap vulkanik yang khas, tetapi kunjungan ke kawasannya tahun ini menuntut kehati-hatian ekstra. Pantau status harian, patuhi radius aman, dan sisakan ruang dalam itinerary untuk perubahan rencana mendadak.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: databoks.katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks