Pencarian

Relawan Karhutla di Barito Kuala Meninggal Usai Keluhkan Sakit Dada Saat Padamkan Api di Handil Bakti

Kamis, 22 Oktober 2026 • 11:02:31 WIB
Relawan Karhutla di Barito Kuala Meninggal Usai Keluhkan Sakit Dada Saat Padamkan Api di Handil Bakti
Relawan pemadam karhutla Barito Kuala, Nurdin, meninggal dunia usai mengeluhkan sakit dada saat memadamkan api di Handil Bakti.

BARITO KUALA — Nurdin, relawan pemadam karhutla di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, meninggal dunia setelah terlibat penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Handil Bakti. Amat, rekan sesama relawan, menuturkan bahwa Nurdin berangkat dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit apa pun.

Perubahan kondisi terjadi setelah Nurdin berhadapan langsung dengan api di lokasi kebakaran. Keluhan pertama muncul saat ia mulai kesulitan bernapas di tengah proses pemadaman.

Keluhan Sakit Dada Muncul Setelah Berhadapan dengan Api

Amat menceritakan bahwa Nurdin mengeluhkan sakit pada bagian dada saat proses pemadaman berlangsung. Ia menyarankan korban beristirahat dan memberikan bantuan oksigen.

"Dia mengeluhkan sakit dada, kemudian saya bilang istirahat dulu. Sambil diberi oksigen, tetapi dia tetap bilang sakit dadanya," ujar Amat, dikutip dari detikKalimantan, Kamis (22/10/2026).

Bantuan oksigen menggunakan Oxycan diberikan kepada Nurdin. Kondisinya tidak membaik dan ia tetap kesulitan bernapas.

Ambulans Belum Tiba, Korban Dibawa dengan Mobil BPK

Amat dan rekan-rekan relawan lainnya memutuskan membawa Nurdin ke rumah sakit terdekat. Ambulans yang ditunggu belum tiba di lokasi, sehingga mereka menggunakan mobil BPK untuk membawa korban.

Di perjalanan, Nurdin terus mengeluhkan sakit pada dadanya. Beberapa kali ia hilang kesadaran dan sempat mengalami kejang-kejang, namun rekannya berupaya menyadarkan kembali.

"Dia sempat mencengkeram badan saya, dia bilang kalau dadanya sakit. Kemudian saya masih berusaha menyadarkannya. Nggak lama setelah itu sampai ke rumah sakit dan dinyatakan tidak selamat," kata Amat.

Beban Kerja Relawan Karhutla Jadi Perhatian

Insiden ini menambah daftar risiko yang dihadapi relawan pemadam karhutla di Kalimantan Selatan. Relawan umumnya bekerja dengan peralatan terbatas, termasuk menghadapi paparan asap dan panas ekstrem di lokasi kebakaran.

Korban sempat mendapat penanganan oksigen darurat sebelum tiba di fasilitas kesehatan. Rumah sakit terdekat menyatakan Nurdin tidak selamat setelah upaya penyelamatan di perjalanan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab pasti kematian korban maupun langkah penanganan lanjutan bagi relawan karhutla di wilayah tersebut.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks