KALIMANTAN SELATAN — Proyek open-source bernama ztOS menghadirkan kembali antarmuka Windows Phone 8.1 di Samsung Galaxy S9 lewat sistem operasi berbasis Arch Linux untuk ARM. OS ini dibangun di atas shell ztMETRO yang ditulis dalam bahasa C dan dipercepat OpenGL, lengkap dengan SDK aplikasi Python dan Qt. Sayangnya, versi alpha ini baru mendukung satu perangkat dan masih rentan bug.
Zerone-Laboratories merilis ztOS sebagai sistem operasi eksperimental yang meniru pengalaman Windows Phone 8.1 pada perangkat Android. Proyek berbasis Arch Linux untuk arsitektur ARM ini membawa kembali estetika ubin (tile) khas Windows Phone, lengkap dengan deretan aplikasi bawaan yang dikembangkan sendiri oleh tim proyek.
Menurut catatan proyek, shell ztMETRO dan komponennya ditulis menggunakan bahasa C dan dipercepat lewat OpenGL. Tersedia pula SDK untuk membangun aplikasi dengan Python dan Qt, plus sistem pembaruan (updater) untuk menjaga OS tetap termutakhir. Untuk ukuran proyek berbasis komunitas, cakupan perangkat lunaknya terbilang lengkap.
Spesifikasi dan Komponen ztOS
- Basis sistem: Arch Linux untuk ARM
- Antarmuka: shell ztMETRO dengan akselerasi OpenGL
- Bahasa pengembangan inti: C
- SDK aplikasi: Python dan Qt
- Fitur tambahan: updater sistem dan suite aplikasi bawaan
Keterbatasan: Baru untuk Galaxy S9
ztOS saat ini hanya berjalan di Samsung Galaxy S9. Dukungan perangkat lain belum disebutkan dalam catatan proyek, sehingga pengguna Android di luar model tersebut belum bisa mencobanya.
Status proyek masih alpha. Artinya, pengguna harus siap menghadapi bug, ketidakstabilan sistem, dan risiko kerusakan perangkat jika memaksakan instalasi. Proyek ini menyarankan pemasangan dilakukan dengan kesadaran penuh atas risikonya sendiri.
Digarap dengan Bantuan AI
Proyek ztOS digarap dengan bantuan Claude, model AI dari Anthropic. Penggunaan AI coding kini memang makin umum di kalangan pengembang, termasuk untuk proyek-proyek eksperimental yang mengeksplorasi ulang antarmuka sistem operasi lama.
Fenomena ini bukan hal tunggal. Beberapa proyek komunitas lain juga muncul belakangan, mulai dari upaya menghidupkan kembali dashboard Xbox Blades hingga menjalankan game Steam secara native di Android maupun iPhone.
Konteks: Windows Phone yang Sudah Mati
Windows Phone resmi tidak lagi dikembangkan Microsoft, tetapi antarmukanya masih punya penggemar setia. Desain ubin dinamis (Live Tiles) dan navigasi sederhana menjadi alasan sebagian pengguna merindukan platform tersebut.
Kehadiran ztOS menunjukkan bahwa minat terhadap Windows Phone belum sepenuhnya hilang. Namun, proyek ini lebih tepat diposisikan sebagai eksperimen teknis dan ajang nostalgia ketimbang pengganti sistem operasi harian.
Siapa yang Cocok Mencoba ztOS
ztOS ditujukan bagi pengguna Samsung Galaxy S9 yang hobi mengutak-atik perangkat dan ingin merasakan kembali antarmuka Windows Phone 8.1. Pengguna awam sebaiknya menunda, mengingat status alpha dan belum adanya jaminan stabilitas.
Bagi yang tertarik, disarankan menyiapkan cadangan data dan memahami langkah pemulihan (recovery) sebelum memasang ztOS. Proyek ini terbuka bagi kontributor yang ingin membantu pengembangan lebih lanjut.