MARTAPURA — Penyerahan bonus berlangsung secara simbolis di halaman kantor bupati, dengan sejumlah atlet dan pelatih hadir menerima langsung. Pemkab Banjar menyebut penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi atas medali yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi hingga nasional.
Asih Ridan Terima Rp45 Juta, Nominal Tertinggi
Pelatih cabang olahraga atletik Asih Ridan menjadi penerima bonus terbesar, yakni Rp45 juta. Nominal itu diberikan setelah ia mengantar atletnya meraih medali emas pada lebih dari lima nomor pertandingan.
Di bawahnya, atlet atletik perorangan Ratna Wati menerima Rp30 juta atas medali emas yang diraihnya. Gusti Muhammad Seman, atlet peraih medali perak perorangan cabang olahraga sepak bola CP, memperoleh Rp20 juta.
Rincian Bonus Pelatih dan Atlet Lainnya
Wijayanti Martina Shella, atlet peraih medali emas perorangan cabang olahraga YPOK, menerima bonus Rp7,5 juta. Pelatih bocce Risma Ratnapuri yang mengantar atletnya meraih medali emas perorangan menerima Rp4 juta.
Adapun Radika Putra Prima, atlet peraih medali perak beregu cabang olahraga bola voli, memperoleh bonus sebesar Rp3 juta. Besaran bonus bervariasi mengikuti capaian medali dan nomor pertandingan masing-masing.
Lima Ajang Jadi Dasar Pemberian Bonus
Pemberian bonus merujuk pada prestasi di PORPROV 2025, PEPARPROV 2025, FORNAS 2025, POPDA 2026, dan PESODA 2026. Kelima ajang itu mencakup kompetisi olahraga pelajar, penyandang disabilitas, hingga tingkat provinsi.
Pemkab Banjar berharap penghargaan tersebut mendukung pembinaan olahraga sekaligus memotivasi atlet dan pelatih untuk terus meningkatkan prestasi. Penyerahan bonus juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memberi penghargaan kepada insan olahraga yang berprestasi.