KALIMANTAN SELATAN — PT Astra International Tbk membangun amphitheater berkapasitas 150 orang di Desa Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai ruang pertunjukan seni budaya Osing. Peletakan batu pertama dilakukan pada 9 Oktober 2026 oleh Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto bersama Kepala Desa Kemiren Mohammad Arifin. Fasilitas ini melengkapi program Desa Sejahtera Astra yang telah berjalan sejak 2024 di empat bidang pengembangan.
Desa Kemiren di Kecamatan Glagah, Banyuwangi, dikenal sebagai salah satu perkampungan Osing yang masih mempertahankan tradisi leluhur. Selama bertahun-tahun, warga setempat belum memiliki panggung tetap untuk mementaskan kesenian mereka. Kini, sebuah amphitheater mulai dibangun di desa tersebut.
Desain Amphitheater Adaptasi Rumah Adat Osing
Amphitheater berkapasitas sekitar 150 orang ini dirancang dengan panggung setengah lingkaran berlatar dinding bata merah. Bentuknya mengadaptasi atap rumah adat Osing yang menjadi identitas arsitektur warga Kemiren.
Fasilitas ini dilengkapi tribun batu alam bertingkat. Pepohonan di sekeliling area mendukung suasana pertunjukan terbuka.
Pertunjukan yang Akan Digelar
Amphitheater ini disiapkan sebagai ruang bagi masyarakat menampilkan sekaligus memperkenalkan kesenian tradisional. Beberapa pertunjukan yang direncanakan antara lain:
- Tari Gandrung, tarian penyambutan khas Banyuwangi
- Jaran Goyang, kesenian tradisional Osing
- Berbagai seni budaya khas Banyuwangi lainnya
Kehadiran panggung tetap ini memungkinkan pertunjukan digelar lebih rutin, tidak hanya saat ada event tertentu.
Dukungan Astra Sejak 2024
Astra mendukung pengembangan Desa Kemiren melalui program Desa Sejahtera Astra sejak 2024. Pendampingan mencakup empat bidang: kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Bentuknya meliputi penguatan Posyandu dan PAUD, pengelolaan sampah dan pengembangan biogas, pemberdayaan UMKM lokal, hingga penguatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Program ini telah menjangkau sekitar 300 warga. Tercatat 40 pelaku usaha lokal bergerak di bidang kuliner, kerajinan, dan kopi. Sebanyak 40 anggota Pokdarwis terlibat dalam pengelolaan desa wisata dan pelestarian budaya Osing.
Dampak ekonominya terlihat dari peningkatan pendapatan rata-rata anggota Pokdarwis hingga 33 persen.
Kutipan Para Pihak
"Kami melalui Desa Sejahtera Astra, berupaya mendukung pengembangan potensi yang dimiliki setiap desa, termasuk kekayaan seni dan budaya lokal," kata Executive in Charge Astra Boy Gemino Kalauserang.
Penggerak Desa Sejahtera Astra Kemiren, Mohammad Edy Saputro, menyebut warga sudah lama memimpikan panggung ini. "Kini, berkat dukungan Astra, mimpi tersebut tidak lagi sekadar angan. Kami punya amphitheater yang akan berdiri megah untuk menyuguhkan warisan budaya Osing ke atas pentas," ujar pria yang akrab disapa Kang Edai itu.
Kerja Sama Pendidikan di Banyuwangi
Yayasan Astra dan Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA MDR) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi membina 10 sekolah dasar. Dua sekolah berada di Desa Sejahtera Astra Kemiren, delapan lainnya di Desa Sejahtera Astra Jambe Wangi.
Kerja sama ini diresmikan di Kantor Bupati Banyuwangi pada 10 Oktober 2026 dengan tema "Bersama Berkarya untuk Pendidikan yang Berdampak".
Penghargaan
Program Desa Sejahtera Astra meraih Predikat Platinum dalam Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026. Penghargaan dari Corporate Forum for Community Development (CFCD) ini merupakan kategori tertinggi untuk penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) 8.
Bagi traveler yang tertarik menyaksikan kesenian Osing langsung di kampung asalnya, Desa Kemiren bisa menjadi alternatif selain kawasan wisata Ijen. Informasi jadwal pertunjukan di amphitheater dapat dikonfirmasi ke pengelola desa wisata setempat setelah pembangunan rampung.