BANJARBARU — Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby menyerahkan langsung penghargaan kepada para atlet dan pelatih yang mengharumkan nama daerah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII dan Pekan Paralimpiade Provinsi (Peparprov) V Kalsel Tahun 2025. Acara berlangsung di Lapangan Bola dr. Murdjani, Kota Banjarbaru.
Penyerahan penghargaan menjadi bentuk apresiasi Pemko Banjarbaru atas perjuangan, dedikasi, dan kerja keras atlet serta pelatih selama mengikuti ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Peringkat Ketiga Porprov, Runner-up Peparprov
Pada Porprov XII Kalsel Tahun 2025, Kota Banjarbaru berhasil meraih peringkat ketiga. Sementara di Peparprov V Kalsel Tahun 2025, Kota Banjarbaru menempati peringkat kedua.
Capaian itu menjadi dasar pemberian penghargaan kepada atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu, baik kategori perorangan, ganda, maupun beregu. Penghargaan serupa diberikan kepada para pelatih yang membimbing atlet hingga meraih prestasi.
Rincian Besaran Penghargaan per Kategori
Untuk atlet perorangan, Pemko Banjarbaru menetapkan penghargaan Rp 25 juta bagi peraih emas, Rp 13,5 juta untuk perak, dan Rp 9,5 juta untuk perunggu.
Atlet ganda memperoleh Rp 14 juta untuk emas, Rp 11 juta untuk perak, dan Rp 8 juta untuk perunggu. Adapun atlet beregu beranggotakan 3–5 orang mendapat Rp 11 juta untuk emas, Rp 8,5 juta untuk perak, dan Rp 5,5 juta untuk perunggu.
Beregu dengan anggota lebih dari enam orang memperoleh Rp 6 juta untuk emas, Rp 4,5 juta untuk perak, dan Rp 3,5 juta untuk perunggu.
Pelatih Beregu Emas Dapat Rp 30 Juta
Penghargaan bagi pelatih dihitung berdasarkan kategori dan jumlah atlet yang dibina. Pelatih perorangan atau pelatih dengan 2–4 atlet memperoleh Rp 12,5 juta untuk emas, Rp 8,5 juta untuk perak, dan Rp 5,5 juta untuk perunggu.
Pelatih beregu dengan lima atlet atau lebih menerima Rp 30 juta untuk emas, Rp 20 juta untuk perak, dan Rp 15 juta untuk perunggu.
Pesan Wali Kota untuk Pembinaan Usia Dini
Dalam sambutannya, Lisa menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan pelatih penerima penghargaan. Ia menegaskan pencapaian tersebut merupakan hasil latihan panjang, kedisiplinan, pengorbanan waktu, serta dukungan berbagai pihak, termasuk keluarga dan pelatih.
"Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas perjuangan, dedikasi, dan semangat pantang menyerah dalam membawa nama Kota Banjarbaru," ucapnya.
Lisa berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi, sekaligus penyemangat menghadapi kompetisi berikutnya. Ia juga berpesan agar atlet senantiasa berlatih disiplin, menjaga sportivitas, dan menjadi teladan bagi masyarakat.
"Kepada para pelatih dan pengurus olahraga, saya mengajak untuk terus memperkuat pembinaan sejak dini, meningkatkan kualitas pelatihan, serta menciptakan lingkungan olahraga yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada prestasi," tutupnya.