Pencarian

Pengelolaan Limbah Kurban di Banjarmasin Dinilai Membaik, DLH Sebut Belum Ada Laporan Pelanggaran Hingga H+3 Iduladha

Sabtu, 30 Mei 2026 • 16:15:30 WIB
Pengelolaan Limbah Kurban di Banjarmasin Dinilai Membaik, DLH Sebut Belum Ada Laporan Pelanggaran Hingga H+3 Iduladha
Petugas DLH Banjarmasin memantau pengelolaan limbah kurban di lokasi pemotongan hewan.

BANJARMASIN — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin mencatat tidak ada laporan pelanggaran terkait pengelolaan limbah hewan kurban selama perayaan Iduladha tahun ini. Kepala DLH Banjarmasin, melalui keterangan yang diterima, menyebut bahwa kondisi ini menandakan peningkatan kepatuhan dari panitia kurban dan masyarakat.

Indikator Perbaikan: Nihil Laporan dari Masyarakat

Pernyataan tersebut dirilis pihak DLH pada H+3 Iduladha. Biasanya, pada periode yang sama, laporan mengenai limbah yang tidak tertangani atau pencemaran lingkungan kerap masuk ke meja dinas. Namun, tahun ini, petugas di lapangan tidak menemukan indikasi pelanggaran berarti.

DLH menilai hal ini sebagai hasil dari sosialisasi yang gencar dilakukan sebelum hari raya. Selain itu, koordinasi dengan pengurus masjid dan panitia kurban di 5 kecamatan se-Banjarmasin dinilai lebih efektif tahun ini.

Fakta Singkat Pengelolaan Limbah Kurban di Banjarmasin:

  • DLH Banjarmasin mengerahkan puluhan petugas kebersihan untuk memantau titik pemotongan hewan kurban.
  • Limbah darah dan jeroan diwajibkan dikubur atau diolah oleh panitia di lokasi pemotongan.
  • Belum ada laporan warga mengenai bau tak sedap atau pencemaran saluran air akibat limbah kurban.

Penanganan Limbah Berbasis Partisipasi Warga

Peningkatan ini tidak lepas dari peran aktif pengurus masjid dan mushala. Banyak panitia kurban yang sudah menyiapkan lubang resapan khusus untuk limbah cair. Sebagian lainnya memilih bekerja sama dengan peternak lokal untuk mengangkut limbah organik sebagai pakan ternak.

“Kami apresiasi warga yang sudah proaktif. Ini bukti bahwa edukasi lingkungan selama ini membuahkan hasil,” ujar salah satu pejabat DLH dalam laporan internal.

Evaluasi Berkelanjutan untuk Iduladha Mendatang

Meski nihil pelanggaran, DLH Banjarmasin tetap akan melakukan evaluasi menyeluruh. Fokus evaluasi meliputi volume limbah yang dihasilkan dan efektivitas metode pengolahan di setiap kelurahan. Data ini akan menjadi acuan bagi perbaikan tata kelola kurban pada tahun depan.

Pemerintah kota juga mendorong penggunaan teknologi sederhana, seperti komposter, untuk mengubah limbah kurban menjadi pupuk organik. Langkah ini dinilai mampu mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) sekaligus memberikan nilai ekonomis bagi warga.

Bagikan
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks