TANJUNG — Pemerintah Kabupaten Tabalong berhasil menempati posisi kedua terbaik di tingkat regional Kalimantan dalam upaya menekan angka pengangguran. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Majalah Tempo dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.
Seremoni penganugerahan yang berlangsung di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Prestasi ini menjadi pengakuan pusat atas inovasi daerah berjuluk "Bumi Saraba Kawa" dalam menciptakan lapangan kerja dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Strategi Tabalong SMaRT dalam Mencetak Tenaga Kerja
Keberhasilan ini tidak lepas dari implementasi program unggulan Tabalong SMaRT yang mencakup tujuh program prioritas. Pemerintah daerah fokus pada intervensi hulu hingga hilir, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) hingga bantuan permodalan bagi pelaku usaha kecil.
Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi lintas sektor. "Kami sangat berterima kasih atas dukungan, kolaborasi, dan sinergi seluruh dunia usaha, stakeholder, dan masyarakat atas capaian ini," ujar pria yang akrab disapa Haji Fani tersebut, Rabu.
Beberapa poin utama dalam program Tabalong SMaRT meliputi:
- Target pencetakan 15 ribu tenaga kerja terampil melalui pelatihan vokasi.
- Program Beasiswa 1000 Sarjana untuk meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda.
- Penyaluran Kredit Tabalong SMaRT dengan bunga nol persen bagi UMKM dan petani.
Data Penurunan Pengangguran Terbuka di Tabalong
Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong, tingkat pengangguran terbuka di wilayah ini tercatat mengalami penurunan dari angka 3,6 persen menjadi 3,4 persen. Penurunan ini dianggap signifikan di tengah tantangan ekonomi regional yang dinamis.
Haji Fani menekankan bahwa penciptaan tenaga kerja terampil menjadi faktor penentu dalam menggeser angka tersebut. Menurutnya, penguatan ekonomi masyarakat harus dibarengi dengan kesiapan SDM agar mampu menyerap peluang kerja yang tersedia di berbagai sektor industri di Tabalong.
"Kita fokus pada peningkatan kualitas SDM, penciptaan tenaga kerja terampil, serta penguatan ekonomi masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan angka pengangguran terbuka," tambah Haji Fani.
Apresiasi Pusat untuk Kinerja Pembangunan Daerah
Penghargaan ini memperkuat posisi Tabalong sebagai salah satu daerah dengan komitmen pembangunan SDM terbaik di Kalimantan. Selain Mendagri, acara tersebut juga dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.
Pemerintah daerah berharap prestasi ini dapat dipertahankan melalui penguatan kemitraan dengan dunia usaha. Haji Fani mempersembahkan penghargaan tersebut kepada seluruh warga dan jajaran Forkopimda yang telah mendukung visi pembangunan daerah.
“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Tabalong. Mohon doa agar tahun depan dapat kita pertahankan bahkan kita tingkatkan,” pungkasnya.