KOTABARU — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Selatan, Rabu (6/5/2026). Berdasarkan pembaruan data pukul 09.35 WITA, dua kabupaten yakni Kotabaru dan Tanah Bumbu diprediksi mengalami cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Wilayah Terdampak Hujan Lebat dan Angin Kencang
Kondisi cuaca buruk ini diperkirakan melanda sejumlah titik di pesisir timur Kalimantan Selatan. Selain curah hujan tinggi, BMKG menyoroti potensi kemunculan kilat, petir, dan angin kencang yang dapat terjadi secara mendadak. Fenomena ini dipicu oleh pertumbuhan awan konvektif yang cukup masif di wilayah tersebut sejak pagi hari.
Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan tanah longsor diminta meningkatkan kewaspadaan. Kecepatan angin yang meningkat juga berisiko merusak atap bangunan serta menumbangkan pohon di sepanjang jalur utama antar-kabupaten. Nelayan dan operator kapal diimbau memantau kondisi gelombang sebelum memutuskan untuk melaut.
Kesiapsiagaan Bencana di Kawasan Siring Laut
Menyikapi peringatan dini tersebut, Pemerintah Kabupaten Kotabaru langsung menggelar Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026 di kawasan Siring Laut, Rabu (6/5/2026). Langkah ini bertujuan memastikan seluruh elemen teknis, mulai dari BPBD hingga relawan, dalam posisi siap terjun jika terjadi dampak serius dari cuaca ekstrem.
Kegiatan apel ini menjadi krusial mengingat topografi Kotabaru yang berbatasan langsung dengan laut dan memiliki area perbukitan. Pemerintah menekankan pentingnya deteksi dini dan koordinasi cepat antar-instansi agar risiko kerugian material maupun korban jiwa dapat ditekan seminimal mungkin saat terjadi bencana hidrometeorologi.
Prestasi Daerah di Tengah Tantangan Cuaca
Di sisi lain, meski tengah menghadapi tantangan cuaca, Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus menunjukkan performa tata kelola yang baik. Pemkab Kotabaru baru saja meraih Juara 1 kategori Creative Financing dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa inovasi pembiayaan pembangunan tetap berjalan beriringan dengan upaya mitigasi bencana. Selain Kotabaru, Kota Banjarbaru juga mencatatkan prestasi serupa dengan meraih Penghargaan Terbaik I untuk kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting di tingkat regional.