Pencarian

Kenduri Dawet Klaten, Tradisi Warga Jatinom Jaga Mata Air

Senin, 02 November 2026 • 11:11:01 WIB
Kenduri Dawet Klaten, Tradisi Warga Jatinom Jaga Mata Air
Warga Jatinom, Klaten, menggelar Kenduri Dawet sebagai ungkapan syukur atas sumber mata air yang menghidupi desa.

KALIMANTAN SELATAN — Warga Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, menggelar Kenduri Dawet sebagai ungkapan syukur atas sumber mata air yang menghidupi desa. Tradisi turun-temurun ini bukan sekadar ritual budaya, melainkan ajakan nyata menjaga kelestarian alam sekitar. Informasi jadwal dan lokasi terkini dapat dikonfirmasi ke dinas pariwisata setempat.

Makna di Balik Kenduri Dawet

Kenduri Dawet berangkat dari kesadaran kolektif warga Jatinom bahwa mata air bukan sumber daya yang bisa dieksploitasi tanpa batas. Tradisi ini menjadi pengingat tahunan agar masyarakat merawat lingkungan sekitar sumber air.

Prosesinya diwariskan dari generasi ke generasi. Warga berkumpul, berdoa bersama, lalu menikmati dawet sebagai simbol rasa syukur. Setiap tahapan mengandung pesan tentang hubungan manusia dengan alam.

Rangkaian Tradisi yang Bisa Disaksikan

  • Doa bersama warga di sekitar sumber mata air
  • Prosesi adat yang melibatkan tokoh masyarakat setempat
  • Hidangan dawet sebagai simbol syukur dan kebersamaan
  • Ajakan menjaga kebersihan dan kelestarian area mata air

Lokasi dan Akses Menuju Jatinom

Jatinom berada di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Klaten. Dari Yogyakarta, jarak tempuhnya sekitar 30 kilometer atau kurang lebih satu jam berkendara.

Rute paling mudah ditempuh lewat jalan darat menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum menuju Klaten, lalu dilanjutkan ke Kecamatan Jatinom. Informasi rute angkutan umum terbaru sebaiknya dicek ke dinas perhubungan setempat.

Waktu Berkunjung dan Tips

Tradisi ini digelar warga secara berkala, sehingga wisatawan perlu memastikan jadwalnya lebih dulu ke dinas pariwisata Klaten atau pemerintah desa. Datang lebih awal memberi kesempatan menyaksikan persiapan prosesi.

Kenakan pakaian sopan karena acara bernuansa adat dan keagamaan. Bawa alas duduk jika ingin mengikuti prosesi dalam waktu lama. Hormati aturan warga sekitar area mata air.

Bagi traveler yang tertarik pada wisata budaya berbasis masyarakat, Kenduri Dawet Klaten menawarkan pengalaman yang jarang ditemui di jalur wisata mainstream. Alokasikan waktu setengah hari untuk menyaksikan prosesi sekaligus mengenal kehidupan warga Jatinom.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks