BANJARMASIN — Rahman menerima sekoper uang tunai Rp 1 miliar di atas panggung, didampingi istrinya. Air matanya tidak terbendung saat Firman menyerahkan hadiah program Miliarder Yamaha tersebut.
Rahman bukan pembeli motor biasa. Ia sehari-hari bekerja sebagai tukang bengkel di Tumbang Samba, Kalimantan Tengah, dan memakai Yamaha Grand Filano hasil kredit itu untuk menempuh perjalanan jauh dari rumahnya.
Rute 320 Kilometer Tiap Beberapa Hari
Dari Handil Bakti ke bengkel tempatnya bekerja, Rahman menempuh jarak sekitar 320 kilometer atau kurang lebih sembilan jam perjalanan. Bengkel itu milik orang lain, bukan usahanya sendiri.
Perjalanan panjang itu ia jalani dengan Grand Filano yang kemudian mengantar namanya ke pengundian hadiah. Rutenya melewati Palangka Raya sebagai titik istirahat sebelum lanjut sekitar lima jam menuju Tumbang Samba.
"Alhamdulillah, selama ini saya bekerja naik motor Yamaha Grand Filano tersebut. Rutenya, dari Handil Bakti saya transit di Palangka Raya untuk beristirahat. Lalu lanjut lagi perjalanan sekitar lima jam dari Palangka Raya menuju bengkel di Tumbang Samba," kata Rahman.
Karena jarak dan waktu tempuh yang panjang, Rahman hanya pulang ke rumahnya di Handil Bakti setiap tiga hari sekali. Kadang bahkan seminggu sekali.
Ditelepon Yamaha, Tak Tahu Bakal Terima Rp 1 Miliar
Rahman mengaku tidak menyangka sama sekali. Ia hanya mendapat telepon dari pihak Yamaha yang mengundangnya ke hotel di Banjarmasin.
"Awalnya, saya ditelepon pihak Yamaha diundang ke hotel ini. Tak tahunya, malah dikasih uang Rp1 miliar," ujarnya.
Motor matic yang dibeli secara kredit sekitar enam bulan silam itu ternyata membuat namanya terpilih dalam undian. Rahman pun menyampaikan terima kasih kepada Yamaha di atas panggung, sambil sesenggukan.
Penyerahan hadiah berlangsung di Treepark Hotel Banjarmasin. Firman menyerahkan langsung sekoper uang Rp 1 miliar kepada Rahman yang hadir bersama istrinya.