KALIMANTAN SELATAN — Pelatih Republik Irlandia, Heimir Hallgrimsson, menyatakan dirinya menemui setiap pemain secara personal untuk membahas rencana menghadapi Israel di Nations League. Ia menegaskan tidak ada satu pun anggota skuad yang merasa nyaman memainkan laga tersebut.
Dua pertemuan antara Republik Irlandia dan Israel dijadwalkan berlangsung di venue netral. Laga kandang Israel akan digelar di Hungaria pada 27 September, sementara laga balik dijadwalkan di Serbia pada 4 Oktober.
Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI) memastikan laga kandang mereka akan dimainkan tanpa penonton. Tidak ada tiket yang disediakan bagi suporter Irlandia untuk laga tandang tersebut.
Hallgrimsson Pilih Pendekatan Personal, Bukan Diskusi Kelompok
Keputusan menyampaikan hal ini secara individual diambil Hallgrimsson dengan alasan tersendiri. Menurutnya, pembahasan semacam ini tidak pantas dilakukan dalam forum kelompok.
"Karena kami seharusnya tidak membicarakan hal ini dalam sebuah diskusi kelompok," ujar Hallgrimsson usai mengumumkan skuad terbarunya.
Ia mengakui para pemain memiliki pandangan yang berbeda-beda, termasuk seberapa kuat sikap mereka terhadap isu ini. Meski demikian, ia menekankan bahwa seluruh tim tetap bersatu setelah keputusan bermain diambil.
"Tanpa menyebut nama individu, tidak ada dari kami yang merasa nyaman memainkan laga-laga ini. Namun setelah kami memutuskan untuk bermain, kami semua tetap bersama dan bermain sebagai satu kesatuan," kata Hallgrimsson.
Keputusan FAI yang Kian Mendapat Tekanan
Pada rapat umum luar biasa Juli lalu, para delegasi mendukung mosi FAI untuk melanjutkan pertandingan. Alasannya, pemboikotan dinilai akan menimbulkan kerugian signifikan dan berkepanjangan bagi asosiasi.
Namun keputusan itu menghadapi tekanan yang terus meningkat. Kampanye "Stop The Game" yang digagas Irish Sport for Palestine menyerukan pemboikotan laga.
Kampanye tersebut mendapat dukungan dari mantan pelatih Brian Kerr dan eks pemain James McClean. Laga persahabatan melawan Qatar di Dublin pada Mei sempat terganggu setelah bola tenis dilemparkan ke lapangan.
Jadwal Padat Menanti Irlandia
Skuad terbaru Republik Irlandia juga akan bertandang ke Kosovo pada 24 September dan menjamu Austria pada 1 Oktober. Dua laga Nations League melawan Israel menjadi aksi kompetitif pertama Irlandia sejak kalah dari Republik Ceko di semifinal play-off Piala Dunia pada Maret.
Sejak kekalahan lewat adu penalti di Praha itu, Irlandia memainkan empat laga persahabatan. Mereka mengalahkan Grenada dan Qatar, serta bermain imbang dengan Makedonia Utara dan Kanada.
Direktur sepak bola FAI, John Martin, sebelumnya menyebut laga-laga ini menciptakan situasi yang sangat tidak nyaman bagi semua pihak. Ia menegaskan para pemain tidak seharusnya berada dalam posisi yang membuat mereka mendapat kritik.
"Kami ingin mewakili Irlandia dengan pertandingan dan penampilan terbaik yang kami bisa. Itu kesepakatan kami semua," tambah Hallgrimsson.
"Jelas kami tidak semua memiliki pandangan yang sama. Itu sudah kodrat manusia."