Pencarian

Christian Hadinata Koleksi 5 Emas Asian Games, Terbanyak di Bulu Tangkis Indonesia

Senin, 14 September 2026 • 21:05:31 WIB
Christian Hadinata Koleksi 5 Emas Asian Games, Terbanyak di Bulu Tangkis Indonesia
Christian Hadinata meraih lima medali emas Asian Games sepanjang kariernya.

KALIMANTAN SELATAN — Cabang bulu tangkis konsisten menyumbang medali bagi Indonesia di Asian Games. Dari seluruh edisi yang pernah diikuti, atlet bulu tangkis Indonesia mengumpulkan 99 medali berbagai warna. Di antara deretan nama yang pernah memperkuat kontingen, Christian Hadinata menonjol lewat koleksi lima emasnya.

Debut di Teheran 1974 Langsung Bawa Emas

Perjalanan Christian di Asian Games dimulai pada 1974 di Teheran, Iran. Pada penampilan pertamanya, ia langsung meraih medali emas dari nomor ganda campuran bersama Regina Masli.

Edisi itu tidak berhenti pada satu emas. Christian juga turun di nomor ganda putra dan beregu putra, dengan dua medali perak sebagai hasilnya.

Dua Emas di Bangkok 1978

Empat tahun berselang, Christian kembali menunjukkan konsistensi di Asian Games 1978 Bangkok. Ia membawa pulang dua medali emas sekaligus.

Emas pertama datang dari nomor ganda putra bersama Ade Chandra. Emas kedua diraih setelah ia membantu tim Indonesia menjuarai nomor beregu putra.

Dari edisi ini pula Christian menyumbang satu perunggu di nomor ganda campuran, saat berpasangan dengan Imelda Wiguna.

New Delhi 1982: Tambahan Dua Emas dan Perak Beregu

Pada Asian Games 1982 di New Delhi, India, Christian lagi-lagi menjadi bagian penting kekuatan bulu tangkis Indonesia. Dua medali emas berhasil ia raih.

Emas pertama diperoleh dari nomor ganda putra bersama Icuk Sugiarto. Emas kedua datang dari nomor ganda campuran bersama Ivana Lie.

Tambahan dua emas di New Delhi membuat koleksi emas Christian di Asian Games mencapai lima. Ia juga menyumbangkan medali perak dari nomor beregu putra pada edisi yang sama.

Seoul 1986 Jadi Panggung Terakhir

Penampilan terakhir Christian di Asian Games terjadi pada edisi 1986 di Seoul, Korea Selatan. Ia masih memperkuat tim beregu putra Indonesia dan menyumbangkan medali perak.

Asian Games Seoul menjadi panggung terakhirnya sebelum mengakhiri karier profesional sebagai pemain. Setelah gantung raket, kiprahnya di dunia bulu tangkis Indonesia berlanjut lewat berbagai peran di luar lapangan.

Warisan untuk Sektor Ganda Indonesia

Perjalanan Christian di Asian Games memperlihatkan konsistensi seorang atlet dalam mempertahankan prestasi selama lebih dari satu dekade. Dari Teheran pada 1974, Bangkok pada 1978, New Delhi pada 1982, hingga Seoul pada 1986, ia selalu menjadi bagian penting perjalanan bulu tangkis Indonesia.

Lima medali emas yang dikoleksinya menjadi warisan prestasi yang sulit dipisahkan dari sejarah bulu tangkis Indonesia di Asian Games. Pencapaian tersebut juga menggambarkan bagaimana sektor ganda pernah menjadi salah satu kekuatan utama Indonesia di panggung olahraga Asia.

Christian Hadinata dikenang bukan hanya karena jumlah medali yang diraih, tetapi juga karena konsistensinya membawa nama Indonesia bersaing di level tertinggi. Prestasinya di Asian Games menjadi bagian penting dari perjalanan panjang bulu tangkis nasional sekaligus inspirasi bagi generasi atlet setelahnya.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sudutpandang.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks