BANJARMASIN — Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin memastikan Pemprov Kalsel menanggung proses pemulangan seluruh korban selamat Kapal Virgo Transport 8. Keputusan itu diambil setelah ia meninjau langsung kondisi para korban di Banjarmasin, Senin.
Dari 243 penumpang dan awak kapal, Basarnas mencatat 115 orang telah ditemukan. Sebanyak 109 di antaranya selamat, sementara enam lainnya meninggal dunia. Masih ada 128 orang yang belum ditemukan.
Mayoritas Korban Ingin Cepat Pulang
Muhidin menyebut pihaknya telah menanyakan keinginan para korban. Hampir semuanya memilih segera kembali ke kampung halaman masing-masing.
"Setelah kami tanya para korban rata-rata ingin cepat pulang," kata Muhidin di Banjarmasin, Senin.
Kendati begitu, Pemprov Kalsel tidak akan terburu-buru memulangkan mereka. Korban harus dinyatakan benar-benar siap, baik secara kesehatan fisik maupun mental.
Polda Kalsel Diminta Permudah Urusan Dokumen
Hilangnya dokumen seperti KTP saat musibah menjadi kendala tersendiri bagi korban yang hendak membeli tiket pesawat. Muhidin pun berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Kalsel untuk mengatasinya.
"Saya minta pak Kapolda tolong bantu dipermudah urusan di kepolisian ini," jelasnya.
Lewat koordinasi tersebut, korban yang dokumennya hilang bisa memperoleh surat keterangan kehilangan dari kepolisian. Surat itu menjadi syarat untuk membeli tiket pesawat menuju daerah asal.
15 Korban Masih Dirawat di Tiga Rumah Sakit
Pemprov Kalsel telah menyiapkan sejumlah rumah sakit rujukan selama masa pemulihan. Enam korban dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin, tujuh orang di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, dan dua korban lainnya di Rumah Sakit Sultan Suriansyah Banjarmasin.
Sementara 59 korban yang kondisinya sudah sehat untuk sementara ditempatkan di penginapan yang disiapkan Pemprov Kalsel di kawasan Banjarmasin.
Kapal Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa, tepatnya di perairan Tanjung Selatan, Kalimantan Selatan sekitar Pulau Masalembu, pada Minggu (13/9) dini hari. Proses pencarian terhadap 128 orang yang belum ditemukan masih berlanjut.