Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menyerahkan bantuan bahan pokok untuk satu bulan dan uang tali asih Rp16 juta kepada setiap kepala keluarga korban kebakaran di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Sungai Tabukan. Bantuan itu diserahkan Wakil Bupati HSU Hero Setiawan setelah lima rumah kayu warga hangus dilalap api pada Kamis lalu.
AMUNTAI — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menyerahkan bantuan bahan pokok untuk satu bulan dan uang tali asih Rp16 juta kepada setiap kepala keluarga korban kebakaran di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Sungai Tabukan. Bantuan itu diserahkan Wakil Bupati HSU Hero Setiawan setelah lima rumah kayu warga hangus dilalap api pada Kamis lalu.
Wakil Bupati yang akrab disapa Iwan Alabio itu turun langsung ke lokasi kejadian untuk menyampaikan bantuan dari pemerintah daerah. Penyerahan dilakukan bersama Kepala BPBD HSU Syamrani, Kepala Dinsos HSU Suria Supi, serta pejabat instansi terkait lainnya.
Rp16 Juta per Kepala Keluarga dan Bahan Pokok Sebulan
Setiap keluarga yang rumahnya hangus terbakar menerima bantuan bahan pokok untuk kebutuhan satu bulan. Selain itu, pemerintah daerah menyerahkan uang tali asih Rp16 juta kepada masing-masing kepala keluarga yang terdampak musibah.
Lima rumah kayu di Desa Rantau Bujur ludes dilalap api dalam peristiwa yang dilaporkan pada Kamis. Hingga bantuan diserahkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab kebakaran maupun perkiraan total kerugian material.
Wabup: Kehadiran Pemerintah Saat Musibah Tak Boleh Lambat
Saat meninjau lokasi kebakaran, Hero Setiawan menyampaikan permohonan maaf karena Bupati HSU Sahrujani berhalangan hadir. Ia menegaskan bahwa aparatur pemerintah harus berada di tengah masyarakat ketika warga mengalami musibah, dan kehadiran itu perlu dilakukan secepat mungkin.
"Atas nama Bupati Sahrujani, kami menyampaikan permohonan maaf karena beliau belum bisa hadir secara langsung," ujar Hero di lokasi kejadian.
"Pemerintah daerah akan terus berusaha hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Iwan Alabio menambahkan.
Para korban kebakaran kini masih menunggu langkah lanjutan dari Dinas Sosial dan BPBD HSU, termasuk pendampingan untuk pemulihan tempat tinggal setelah bantuan awal ini diterima.