Pencarian

Angkasa Pura Tanam 14.000 Mangrove di Kubu Raya, Ini Target Ekowisatanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 15:40:31 WIB
Angkasa Pura Tanam 14.000 Mangrove di Kubu Raya, Ini Target Ekowisatanya
PT Angkasa Pura Indonesia menanam 14.000 bibit mangrove di kawasan Pelangi Kapuas Park, Kubu Raya, untuk mendukung pengembangan ekowisata.

KALIMANTAN SELATAN — Puluhan ribu bibit mangrove itu ditanam di kawasan Pelangi Kapuas Park, sebuah destinasi yang tengah dikembangkan sebagai pusat ekowisata berbasis alam. Perusahaan pelat merah ini menggandeng Balai Pengelolaan Ekosistem Mangrove dan Gambut, Dinas Lingkungan Hidup Kubu Raya, Camat Sungai Kakap, serta Kepala Desa Sungai Kupah dalam pelaksanaannya.

Investasi Ekologis untuk Masa Depan Pesisir

Deputy Regional Human Capital & Business Support Kantor Regional VI PT Angkasa Pura Indonesia, Muhamad Haikal, menegaskan bahwa penanaman ini merupakan komitmen keberlanjutan perusahaan. "Penanaman 14.000 pohon mangrove ini bukan sekadar program seremonial penghijauan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan ekosistem pesisir dan kesejahteraan masyarakat sekitar," ujarnya di Sungai Raya, Sabtu.

Pemilihan Desa Sungai Kupah tidak dilakukan tanpa kajian. Kawasan ini dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi ekowisata mangrove yang selama ini tengah dikembangkan bersama warga setempat. Keberadaan hutan mangrove yang baru ditanam diharapkan mampu memperkuat daya tarik Pelangi Kapuas Park sebagai pusat edukasi dan wisata alam publik.

Dampak Ekonomi bagi Warga Lokal

Pengembangan ekowisata mangrove ini diyakini bakal memberi dampak langsung bagi perekonomian warga. Peningkatan aktivitas wisata akan membuka peluang usaha baru, sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam menjaga kelestarian kawasan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program InJourney Green – Fokus Alam, yang mendorong perusahaan BUMN menjalankan aksi lingkungan berkelanjutan di sekitar wilayah operasional masing-masing. Dengan begitu, keberadaan bandara dan operasional perusahaan diharapkan tidak hanya memberi dampak ekonomi, tetapi juga manfaat bagi kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Komitmen Keberlanjutan dan Mitigasi Iklim

PT Angkasa Pura Indonesia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkelanjutan dan inklusif. Perusahaan berjanji program ini akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon di kawasan pesisir. Mangrove dikenal sebagai salah satu penyerap karbon paling efektif, sehingga penanaman dalam skala besar seperti ini memiliki peran penting dalam mitigasi perubahan iklim. Dengan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan instansi terkait, program ini diharapkan menjadi model pengembangan ekowisata yang berkelanjutan di Indonesia.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: auranusantara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks