Pencarian

Harga Pertamax Turun per 1 Agustus 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Masih Rp10.000 dan Rp6.800

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 08:08:31 WIB
Harga Pertamax Turun per 1 Agustus 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Masih Rp10.000 dan Rp6.800
Petugas mengisi bahan bakar minyak jenis Pertamax di sebuah SPBU di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (29/8/2026).

KALIMANTAN SELATAN — Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi periode Agustus 2026 membawa kabar baik bagi pengguna kendaraan bermotor. Berdasarkan daftar terbaru yang berlaku hari ini, Sabtu (29/8), harga Pertamax mengalami penurunan sekitar Rp300 hingga Rp350 per liter dari periode sebelumnya.

Penurunan ini berlaku merata di hampir seluruh wilayah Indonesia, kecuali tarif khusus di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Sabang dan Batam yang memang memiliki struktur harga berbeda.

Harga Pertamax di Pulau Jawa dan Wilayah Lainnya

Untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga Pertamax kini berada di angka Rp15.950 per liter. Angka ini turun dari posisi sebelumnya yang berkisar Rp16.250 hingga Rp17.000 per liter.

  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Pertamax: Rp15.950 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp18.300 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp16.600 per liter
  • Dexlite: Rp19.700 per liter
  • Pertamina Dex: Rp21.150 per liter
  • Solar Subsidi/Biosolar: Rp6.800 per liter

Sementara itu, wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau masih mencatat harga Pertamax tertinggi di angka Rp16.650 per liter. Di kawasan ini, Pertamax Turbo dibanderol Rp19.100 per liter.

FTZ Sabang dan Batam Punya Harga Paling Murah

Kawasan perdagangan bebas kembali menawarkan harga BBM nonsubsidi paling kompetitif. Di FTZ Sabang, Pertamax hanya dipatok Rp14.950 per liter, sedangkan di FTZ Batam harga Pertamax mencapai Rp15.150 per liter.

Menariknya, FTZ Batam juga menjadi satu-satunya wilayah yang menawarkan Pertamax Turbo di bawah Rp18.000, tepatnya Rp17.400 per liter.

Wilayah Timur Indonesia Masih Seragam

Untuk kawasan Indonesia bagian timur, harga BBM nonsubsidi cenderung seragam. Seluruh Sulawesi, Maluku, dan Papua mematok Pertamax di angka Rp16.300 per liter. Namun demikian, ketersediaan jenis BBM tertentu seperti Pertamax Turbo dan Pertamina Dex bisa berbeda antar-SPBU di wilayah tersebut.

Khusus untuk Kalimantan Selatan, harga Pertamax justru lebih tinggi dibanding provinsi tetangganya, yakni Rp16.650 per liter, setara dengan harga di Sumatera Barat dan Riau.

Harga BBM Subsidi Tidak Berubah

Di tengah penyesuaian harga BBM nonsubsidi, pemerintah melalui Pertamina tidak mengubah harga Pertalite dan Solar subsidi. Kedua jenis BBM tersebut masih dijual masing-masing Rp10.000 dan Rp6.800 per liter di seluruh Indonesia.

Tidak adanya perubahan pada BBM subsidi ini menjadi kabar baik bagi pengguna kendaraan roda dua dan angkutan umum yang mengandalkan Pertalite, serta sektor logistik dan pertanian yang bergantung pada Solar subsidi.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: aktualita.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks