Pencarian

4 Poin Edaran Belajar Pemkab Tanah Laut Saat Kabut Asap: Wajib Masker hingga Jam Masuk Sekolah Disesuaikan

Selasa, 25 Agustus 2026 • 15:21:01 WIB
4 Poin Edaran Belajar Pemkab Tanah Laut Saat Kabut Asap: Wajib Masker hingga Jam Masuk Sekolah Disesuaikan
Murid menggunakan masker saat beraktivitas di lingkungan sekolah menyusul kabut asap yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Tanah Laut.

PELAIHARI — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanah Laut meminta seluruh satuan pendidikan menyesuaikan jam masuk sekolah dengan kondisi kabut asap di wilayah masing-masing. Instruksi itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) bernomor 400.3.5/10/SETDA/2026 yang diteken Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto pada 21 Agustus 2026.

Kepala Disdikbud Tala, Mirza Fazrina, menyebut kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif menyusul kabut asap yang mulai menyelimuti beberapa wilayah. Kecamatan seperti Kurau, Bumi Makmur, Tambang Ulang, dan Bati-Bati tercatat sebagai daerah yang paling terdampak.

Empat Poin Instruksi bagi Sekolah di Tengah Kabut Asap

SE tersebut mengatur empat kewajiban utama bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan selama masa tanggap kabut asap. Berikut rinciannya:

  • Menggunakan masker selama beraktivitas di lingkungan sekolah.
  • Mengurangi kegiatan belajar mengajar di luar ruangan.
  • Menyesuaikan jam masuk sekolah dengan mempertimbangkan ketebalan kabut asap di masing-masing wilayah.
  • Kepala satuan pendidikan wajib melaporkan perkembangan situasi kepada pimpinan.

Alasan Pemkab Terbitkan Edaran: Ancaman ISPA bagi Pelajar

Mirza menjelaskan, penyesuaian ini bukan tanpa alasan. Pihaknya ingin menghindari risiko gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), yang mengintai para pelajar akibat kualitas udara yang memburuk.

"Untuk menghindari gangguan ISPA dan lainnya, maka diambil kebijakan sebagai langkah antisipatif dalam kegiatan belajar mengajar di seluruh satuan pendidikan," ujar Mirza di Pelaihari, Selasa (25/8/2026).

Bupati Minta Warga Tak Bakar Lahan Saat Kemarau

Di sisi lain, Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan disiplin dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan. Kondisi tanaman yang sangat kering disebutnya bisa dengan mudah memicu api besar jika ada percikan.

"Apabila ada api sedikit saja, dapat menyulut menjadi api yang besar," kata Rahmat seusai melaksanakan salat istisqa di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Tala, Senin (24/8/2026).

Orang nomor satu di Tala itu meminta warga memulai pencegahan dari hal sederhana, seperti tidak membuang puntung rokok yang masih menyala sembarangan. Imbauan ini dinilai krusial mengingat hampir seluruh wilayah kini memasuki musim kemarau dengan vegetasi yang mudah terbakar.

Follow kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: poroskalimantan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks