KALIMANTAN SELATAN — Kanal Otomotif Kompas.com pada Senin (3/8/2026) mencatat dua topik besar yang mendominasi perhatian pembaca: daftar motor listrik lokal yang masih bertahan di pasar, dan aksi korporasi Gilang Widya Pramana atau Juragan99 yang menambah armada bus mewahnya di GIIAS 2026. Kedua isu ini mencerminkan arah berbeda dari elektrifikasi dan transportasi publik di Indonesia.
Di segmen roda dua, Gesits memang kerap dijuluki pelopor. Namun, ekosistem motor listrik lokal tidak berhenti di satu merek saja. Beberapa pabrikan lain justru sudah memiliki fasilitas perakitan di dalam negeri dan menawarkan produk dengan banderol kompetitif, mulai dari di bawah Rp 10 juta hingga sekitar Rp 30 juta.
Peta Persaingan Motor Listrik Lokal: Bukan Cuma Gesits
Persaingan di segmen ini kini melibatkan banyak pemain dengan strategi harga agresif. Konsumen tidak lagi bingung mencari alternatif selain Gesits, karena pilihannya sudah cukup beragam untuk kebutuhan harian.
- Beberapa merek menawarkan harga entry-level di bawah Rp 10 juta untuk menarik pengguna konversi dari motor bensin.
- Model dengan baterai yang bisa dilepas (swap) menjadi fitur unggulan yang paling banyak dicari pasar.
- Layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang menjadi pembeda utama antar merek lokal.
Kehadiran pabrik lokal ini menjadi nilai jual utama. Selain menekan biaya produksi, keberadaan fasilitas perakitan memudahkan pabrikan memenuhi syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk mendapatkan insentif pemerintah.
Juragan99 Trans Garap Bus Premium: 30 Unit Volvo dan 2 Scania
Dari sisi transportasi umum, Juragan99 Trans mengambil langkah ekspansi besar. Penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) dilakukan langsung di area GIIAS 2026, menegaskan komitmen perusahaan memperkuat lini bus AKAP premium.
Sebanyak 30 unit sasis Volvo B11R 450 HP 6x2 diborong melalui PT Indotruck Utama, distributor resmi Volvo Bus di Indonesia. Seluruh sasis tersebut akan dirakit menjadi bodi bus oleh Karoseri Tentrem, kombinasi yang umum dipakai untuk armada kelas atas.
Langkah ini tidak berhenti di situ. Juragan99 Trans juga meneken kerja sama dengan Karoseri New Armada untuk membangun dua unit bus tingkat (double decker) terbaru. Kedua unit tersebut akan ditopang sasis Scania K450CB, melengkapi kebutuhan armada untuk rute-rute jarak jauh.
Insiden BYD Terbakar: Kronologi dan Investigasi
Berita lain yang tak kalah menyita perhatian adalah insiden mobil listrik BYD yang terbakar di dekat Gerbang Tol Cikampek pada Jumat (31/7/2026) pagi. PT BYD Motor Indonesia langsung membeberkan kronologi penanganan awal kejadian tersebut.
Menurut keterangan perusahaan, pengemudi merasakan adanya anomali pada kendaraan saat melaju. Pengemudi kemudian memutuskan menepi dan segera menghubungi layanan pelanggan resmi BYD. Langkah ini dinilai tepat untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar di jalan tol.
Head of Marketing, PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menyatakan tim teknis masih melakukan investigasi menyeluruh. Pemeriksaan difokuskan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta mengidentifikasi tipe kendaraan yang terlibat. Hasil investigasi ini akan menjadi dasar bagi langkah perbaikan atau recall jika ditemukan cacat produksi.
Sejarah Gesits dan Masa Depan Elektrifikasi Nasional
Di tengah hiruk-pikuk berita tersebut, artikel tentang sejarah lahirnya Gesits juga kembali banyak dibaca. Hal ini menunjukkan publik masih menaruh perhatian besar pada perjalanan motor listrik buatan anak bangsa, terutama dalam konteks perkembangan teknologinya saat ini.
Kombinasi berita ini menggambarkan ekosistem kendaraan listrik Indonesia yang mulai matang. Di satu sisi, produsen motor lokal bersaing di harga terjangkau. Di sisi lain, operator transportasi mulai berani berinvestasi pada bus premium berteknologi tinggi, sementara pabrikan mobil asing harus ekstra hati-hati menjaga kepercayaan konsumen terkait isu keamanan baterai.