KALIMANTAN SELATAN — Truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina terperosok ke parit di jalur Gunung Gumitir, Jember, Jawa Timur. Proses evakuasi berlangsung dramatis selama lebih dari satu jam dengan pengawalan petugas pemadam kebakaran. Insiden ini sempat mengganggu arus kendaraan dari Jember menuju Banyuwangi dan sebaliknya.
Penyemprotan air bukan tanpa alasan. Petugas mengantisipasi munculnya potensi kebakaran saat truk yang mengangkut bahan bakar itu ditarik keluar dari parit. Proses pengangkatan berlangsung lebih dari satu jam sebelum truk akhirnya berhasil diposisikan kembali di pinggir jalan.
Peran Damkar Jember di Lokasi Kejadian
Petugas Damkar Jember, Syamsul, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi melalui telepon. Menurutnya, petugas diminta membantu melakukan penyemprotan air selama proses pengangkatan truk BBM sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran.
"Petugas diminta membantu melakukan penyemprotan air selama proses pengangkatan truk BBM sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran," ujar Syamsul.
Pihaknya menegaskan bahwa petugas harus bekerja dengan hati-hati saat menarik truk dari dalam parit. Setiap tarikan alat berat berpotensi memicu gesekan yang bisa memicu percikan api pada tangki bahan bakar.
Arus Kendaraan Kembali Normal
Setelah berhasil dievakuasi, truk BBM Pertamina kembali melanjutkan perjalanan untuk melayani kebutuhan BBM masyarakat. Akses kendaraan di jalur Gunung Gumitir, baik dari arah Jember menuju Banyuwangi maupun sebaliknya, berangsur normal setelah proses evakuasi selesai.
Jalur Gumitir dikenal sebagai salah satu rute utama penghubung wilayah timur Jawa Timur. Setiap gangguan di jalur ini berpotensi menghambat distribusi logistik, termasuk pasokan bahan bakar ke sejumlah daerah di Banyuwangi dan sekitarnya.
Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab truk Pertamina tersebut terperosok ke parit. Namun insiden ini menjadi pengingat bahwa pengangkutan BBM melalui jalur pegunungan membutuhkan kewaspadaan ekstra, terutama pada kondisi jalan yang menanjak dan berkelok.