KANDANGAN — Sebanyak 41 pengrajin sasirangan, kelompok pengrajin, dan pelaku UMKM di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengikuti workshop wirausaha kerajinan sasirangan yang digelar Dekranasda setempat. Workshop berlangsung di Pendopo Bupati HSS, Selasa (30/6/2026).
Bekal Inovasi dan Modal untuk Pengrajin
Workshop mengusung tema “Meningkatkan Daya Saing dan Inovasi Wirausaha Kerajinan Sasirangan Menuju Industri Kreatif”. Ketua Harian I Dekranasda Kabupaten HSS, Sudiono, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia para pelaku usaha sasirangan.
“Workshop menghadirkan praktisi dan ahli sasirangan dari Kota Banjarbaru dan Bank Kalsel terkait pembiayaan,” ujarnya.
Menuju Lomba Motif Sasirangan 2026
Ketua Dekranasda Kabupaten HSS, Tata Syafrudin Noor, menegaskan workshop ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju Lomba Motif Sasirangan Tahun 2026. Menurutnya, lomba tersebut diharapkan menjadi wadah bagi desainer, pengrajin, pelaku UMKM, generasi muda, dan masyarakat umum untuk menuangkan kreativitas.
“Lomba juga diharapkan dapat menciptakan motif-motif sasirangan yang inovatif, berkarakter, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya kita,” ujar Tata Syafrudin.
Target: Produk Berdaya Saing di Pasar Luas
Tata menambahkan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha, baik dari sisi kreativitas, inovasi, kualitas produk, maupun pengembangan jiwa kewirausahaan. Target utamanya, para pengrajin mampu bersaing di pasar yang semakin luas.
Dengan adanya pendampingan dari praktisi dan akses pembiayaan dari Bank Kalsel, para peserta diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial dan pemasaran yang lebih baik.