PARINGIN — Bupati Balangan H Abdul Hadi tak sekadar hadir meresmikan, ia ikut membasahi kaki di Sungai Kali Maraup, Desa Panggung, Kecamatan Paringin Selatan. Dalam tradisi Bagagap Iwak yang digelar Kamis (25/6), orang nomor satu di Kabupaten Balangan itu berbaur dengan warga, berburu ikan menggunakan jala di aliran sungai.
Suasana penuh gelak tawa dan teriakan kegembiraan mewarnai kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat setempat. Para peserta tampak bersaing mendapatkan tangkapan terbanyak, sementara warga lainnya turut menyemarakkan acara dari tepi sungai.
Bupati: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Merawat Tradisi
Abdul Hadi mengatakan tradisi Bagagap Iwak sudah mengakar dalam kehidupan masyarakat Balangan sejak lama dan selalu dinantikan setiap tahun. Ia memberikan apresiasi kepada semua pihak yang berkomitmen melestarikan budaya ini.
"Di Balangan, tradisi Bagagap Iwak sudah menjadi kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Kami mengucapkan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia, kepala desa, serta seluruh masyarakat yang berkomitmen melestarikan tradisi ini sehingga tetap dapat dinikmati oleh generasi sekarang maupun yang akan datang," ujarnya.
Menurut Bupati, kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan. Momentum tahunan tersebut menjadi sarana memperkuat rasa persaudaraan sekaligus meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sungai.
Hadiah Berdasarkan Berat Ikan dan Doorprize untuk Peserta
Ketua Pelaksana Hafiz Anshari menyampaikan rasa syukur karena tradisi turun-temurun itu kembali bisa digelar tahun ini. Ia menuturkan bahwa kegiatan ini sudah ada sejak zaman nenek moyang dan terus dilestarikan hingga sekarang.
"Alhamdulillah, kami dapat kembali melaksanakan tradisi Bagagap Iwak di Desa Panggung. Tradisi ini sudah ada sejak zaman nenek moyang dan terus kami lestarikan hingga sekarang," katanya.
Hafiz menambahkan, panitia memberikan apresiasi kepada peserta melalui penentuan juara berdasarkan berat hasil tangkapan ikan dengan kategori juara satu, dua, dan tiga. Selain itu, berbagai doorprize juga disiapkan dan dibagikan kepada peserta sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi masyarakat.
Dukungan untuk kegiatan ini datang dari Pemerintah Daerah Balangan, Bank Kalsel, BPR, dan PT Air Minum Sanggam. Hafiz berharap tradisi Bagagap Iwak terus berlanjut dan menjadi ikon budaya Kabupaten Balangan yang dikenal luas.