KANDANGAN — Tujuh jabatan strategis di jajaran Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) resmi berganti pejabat dalam sebuah upacara serah terima yang digelar di Mapolres setempat. Mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan rotasi personel untuk mengoptimalkan kinerja kepolisian di wilayah Kabupaten HSS.
Jabatan Apa Saja yang Berganti?
Pergantian tersebut mencakup sejumlah posisi kunci yang langsung bersinggungan dengan pelayanan publik dan penegakan hukum. Berikut daftar tujuh jabatan yang mengalami mutasi di Polres HSS:
- Kasat Lantas
- Kasat Reskrim
- Kasat Narkoba
- Kasat Intelkam
- Kasat Samapta
- Kapolsek Daha Utara
- Kapolsek Kalumpang
Seluruh pejabat yang baru telah mengikuti prosesi pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas. Mereka diminta untuk segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab baru di masing-masing satuan kerja.
Instruksi Langsung Kapolres: Adaptasi dan Pelayanan Prima
Kapolres HSS, AKBP Arif Prasetya, secara tegas memerintahkan seluruh pejabat baru untuk tidak berlama-lama dalam masa transisi. Ia menekankan bahwa adaptasi cepat diperlukan agar tidak terjadi kekosongan pelayanan atau penurunan kinerja di lapangan.
"Segera beradaptasi dengan lingkungan tugas yang baru. Tingkatkan pelayanan publik dan jaga sinergi dengan seluruh elemen masyarakat," ujar Kapolres dalam arahannya saat upacara serah terima jabatan.
Instruksi ini menjadi penekanan khusus mengingat beberapa jabatan yang dirotasi, seperti Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba, memiliki peran vital dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah HSS. Kapolres juga mengingatkan agar para pejabat baru bekerja sesuai prosedur dan menjunjung tinggi profesionalisme.
Fakta Singkat Mutasi Polres HSS
- 7 jabatan strategis dirotasi secara serentak di lingkungan Polres HSS.
- Mutasi mencakup satuan fungsi (Satfung) dan kewilayahan (Kapolsek).
- Kapolres meminta adaptasi cepat sebagai prioritas utama pejabat baru.
- Pelayanan publik menjadi fokus utama dalam arahan pimpinan.
Penyegaran Organisasi di Tubuh Polres HSS
Mutasi dan rotasi personel di tubuh Polri merupakan hal yang lumrah dilakukan secara periodik. Langkah ini bertujuan untuk menyegarkan organisasi, memberikan pengalaman baru bagi personel, serta mencegah kejenuhan dan potensi pelanggaran akibat masa jabatan yang terlalu lama.
Di Polres HSS, mutasi ini diharapkan mampu membawa semangat baru dalam pelaksanaan tugas pokok kepolisian. Selain itu, rotasi jabatan juga dinilai sebagai bentuk pembinaan karier bagi personel yang berprestasi. Para pejabat baru kini mulai bekerja efektif di posisinya masing-masing.