Pencarian

Pemkot Banjarmasin Ajak Warga Binaan Lapas Kelola Sampah, Bekali Keterampilan demi Hidup Mandiri Usai Bebas

Selasa, 19 Mei 2026 • 22:35:41 WIB
Pemkot Banjarmasin Ajak Warga Binaan Lapas Kelola Sampah, Bekali Keterampilan demi Hidup Mandiri Usai Bebas
Warga binaan Lapas Kelas IIA Banjarmasin mengikuti pelatihan keterampilan pengelolaan sampah.

BANJARMASIN — Stigma sosial kerap menjadi tembok terbesar bagi mantan narapidana untuk memulai hidup baru. Pemerintah Kota Banjarmasin bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional Kalimantan mencoba meruntuhkan tembok itu lewat program pemberdayaan di Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Selasa (19/5).

Bukan Sekadar Bansos, Tapi Bekal Keterampilan

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Pelita Warna tak hanya menyalurkan bantuan sosial. Bantuan sarana kegiatan produktif diserahkan langsung ke dalam lapas sebagai modal bagi warga binaan untuk belajar keterampilan kerja.

“Mereka harus kembali diterima masyarakat, bukan terus dihakimi oleh masa lalunya,” ujar Yamin HR. Menurutnya, pembinaan berbasis keterampilan menjadi kunci agar mereka mampu hidup mandiri dan tidak kembali ke lingkaran kriminal setelah bebas.

Rencana Besar: Warga Binaan Jadi Bagian dari Pengelolaan Sampah Kota

Pemkot Banjarmasin tak berhenti pada pelatihan. Yamin mengungkapkan adanya pembahasan dengan pihak lapas untuk melibatkan warga binaan dalam aktivitas produktif pengelolaan dan pemilahan sampah di kota.

Gagasan ini muncul setelah pemerintah membahas rencana menghidupkan kembali Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Basirih. “Kalau pengelolaan sampah ini bisa direalisasikan, maka saudara-saudara kita di sini punya kegiatan yang produktif. Mereka tidak hanya dibina, tetapi juga diberi kesempatan untuk berkarya,” katanya.

Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan lembaga pemasyarakatan dinilai menjadi fondasi kuat untuk menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Bantuan dari PT Pelindo menjadi salah satu motor penggerak utama dalam skema ini.

Investasi Sosial untuk Keamanan Kota

Yamin mengajak masyarakat untuk tidak terus-menerus memandang warga binaan dari kesalahan masa lalu. Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya ditentukan di dalam tembok lapas, tetapi juga dari kesiapan lingkungan sosial menerima mereka kembali.

“Ini investasi sosial jangka panjang. Kalau mereka dibekali keterampilan dan diberi ruang bekerja, maka manfaatnya bukan hanya untuk warga binaan, tetapi juga untuk keamanan dan kesejahteraan masyarakat Kota Banjarmasin,” tutupnya.

Bagikan
Sumber: matabanua.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks