BANJARBARU — Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby secara langsung meresmikan fasilitas olahraga modern Ditara Arena Padel, Senin lalu. Arena yang berada di Jalan Guntung Paring, Kelurahan Guntung Manggis, ini menjadi yang pertama di Kalimantan Selatan.
"Ini bukan hanya tempat olahraga, tetapi tempat berkumpul, membangun relasi, dan menghadirkan gaya hidup positif bagi masyarakat," ujar Lisa dalam sambutannya.
Dari Olahraga ke Peluang Ekonomi
Pemkot Banjarbaru melihat fasilitas ini sebagai katalisator. Selain mendorong aktivitas fisik di kalangan muda, kehadiran arena padel diyakini mampu menciptakan efek berganda. "Akan ada aktivitas baru, pergerakan komunitas, hingga peluang usaha yang ikut tumbuh di sekitarnya," tambah Lisa.
Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam penyediaan fasilitas publik seperti ini dinilai sebagai langkah strategis. Hal ini tidak hanya memperkuat daya saing daerah, tetapi juga mendukung perkembangan industri olahraga nasional.
Mengapa Padel?
Padel, olahraga yang memadukan tenis dan squash, tengah naik daun di Indonesia. Banjarbaru, yang selama ini dikenal sebagai kota pendidikan dan pemerintahan, ingin mengikuti tren tersebut. Kehadiran arena ini menjadi bukti bahwa kota tersebut terbuka terhadap perubahan gaya hidup masyarakat, terutama generasi muda yang menjadikan olahraga sebagai rutinitas harian.
Menurut Lisa, pembangunan kota saat ini tidak hanya soal jalan dan gedung. "Tetapi juga tentang bagaimana menyediakan ruang hidup yang sehat, aktif, dan produktif bagi masyarakatnya," tegasnya.
Fasilitas untuk Semua Kalangan
Ditara Arena Padel dirancang sebagai ruang publik yang inklusif. Warga tidak perlu menjadi atlet profesional untuk bisa menggunakannya. Arena ini terbuka bagi siapa saja yang ingin mencoba olahraga baru, sekaligus memperkuat interaksi sosial di tengah hiruk-pikuk perkotaan.
Ke depan, Pemkot Banjarbaru berencana terus mendorong hadirnya fasilitas serupa di titik-titik lain. Langkah ini sejalan dengan visi kota yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warganya.