Apple telah merilis versi Release Candidate untuk iOS 26.5 yang dijadwalkan meluncur bagi publik pada akhir Mei 2026. Pembaruan ini membawa perubahan signifikan pada Apple Maps, integrasi chatbot di CarPlay, hingga fitur keamanan pesan RCS yang telah lama dinanti. Pengguna iPhone di seluruh dunia diperkirakan dapat mengunduh pembaruan ini dalam satu atau dua pekan ke depan.
Apple baru saja melepas versi release candidate (RC) untuk iOS 26.5. Langkah ini menandakan fase uji coba beta selama satu bulan telah usai dan sistem operasi ini siap didistribusikan secara massal. Meski bukan pembaruan skala besar, beberapa perubahan di dalamnya akan langsung terasa pada pengalaman penggunaan harian.
Iklan Berbasis Lokasi di Apple Maps
Apple mulai memperluas ekosistem periklanannya ke dalam aplikasi Maps. Melalui iOS 26.5, pengguna akan menemui iklan lokal yang muncul berdasarkan perkiraan lokasi, kata kunci pencarian, atau bisnis yang sedang terlihat di layar peta. Fitur ini sebelumnya telah disiapkan sejak fase beta kedua pada pertengahan April lalu.
Iklan tersebut juga bakal muncul pada bagian "Suggested Places" yang baru. Apple menjamin informasi periklanan ini tidak tertaut dengan akun Apple pengguna secara personal. Setiap promosi akan memiliki label "ad" yang jelas, serupa dengan mekanisme iklan yang selama ini ada di hasil pencarian App Store.
Integrasi ChatGPT pada Dashboard CarPlay
Sektor otomotif mendapatkan peningkatan kecerdasan buatan yang lebih luwes. Walaupun Siri dan Google Assistant tetap tersedia, iOS 26.5 memperkenalkan integrasi yang lebih luas untuk ChatGPT. Chatbot besutan OpenAI ini kini tersedia pada layar widget untuk merespons kueri suara pengguna saat berkendara.
John Velasco, jurnalis teknologi yang telah menguji fitur ini, mencatat bahwa suara ChatGPT di iOS 26.5 terasa lebih cair dan realistis dibandingkan Siri atau Gemini. Meski demikian, aktivasi suara secara langsung tanpa bantuan shortcut iPhone masih belum tersedia sepenuhnya di versi ini.
Standar Baru Keamanan Pesan RCS
Kesenjangan keamanan antara pengguna iPhone dan Android akhirnya mulai tertutup. Apple bersiap meluncurkan enkripsi end-to-end untuk protokol RCS (Rich Communication Services). Fitur ini sebelumnya sempat diuji pada beta iOS 26.4 namun gagal masuk ke versi rilis publik Maret lalu.
Enkripsi ini memastikan pesan yang dikirimkan antara perangkat iPhone dan Android tidak dapat dicegat atau dibaca oleh pihak ketiga selama proses pengiriman. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi Apple dalam mengadopsi standar komunikasi universal yang lebih aman bagi penggunanya.
Penyesuaian Regulasi Uni Eropa dan Personalisasi
Khusus di wilayah Uni Eropa, Apple melakukan pelonggaran ekosistem demi mematuhi Digital Markets Act (DMA). Pengguna iPhone di sana kini bisa menghubungkan jam tangan pintar dan headphone pihak ketiga dengan fitur yang lebih dalam. Notifikasi, Live Activities, hingga proses pairing yang mulus kini tidak lagi eksklusif untuk perangkat buatan Apple.
Sebagai penutup, Apple juga menghadirkan aspek visual baru menyambut bulan Pride. Ada 11 varian wallpaper "Pride Luminance" yang dinamis dan bisa dikustomisasi warnanya oleh pengguna. Koleksi ini hadir bersamaan dengan peluncuran watch face baru dan aksesori fisik berupa watch band edisi 2026.