PDAM Kotabaru Kerahkan 30 Tandon hingga Cari Mata Air Baru di Hutan Saat Kemarau Keringkan Waduk Gunung Ulin

Penulis: Arif Budiman  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:02:31 WIB
PDAM Kotabaru menempatkan 30 tandon dan mengerahkan truk tangki untuk distribusi air bersih ke wilayah terdampak kemarau.

KOTABARU — Selain menempatkan tandon di area ibu kota kabupaten, distribusi air tangki gratis menyasar wilayah daratan Kalimantan seperti Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir. Kawasan itu sulit terjangkau jaringan pipa PDAM.

Langkah tersebut diambil bekerja sama dengan pihak ketiga. Tandon ditempatkan di kawasan padat penduduk yang selama ini mengandalkan pasokan air dari jaringan terbatas.

Satgas Gabungan Bergerak ke Hidran Umum dan Rumah Ibadah

PDAM Kotabaru tergabung aktif dalam Satgas Gabungan bersama BPBD, Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, dan instansi terkait lainnya. Satgas ini secara berkala mengerahkan armada truk tangki guna menyuplai air bersih ke titik-titik hidran umum serta rumah ibadah.

Pola distribusi bergilir juga diberlakukan secara ketat di area perkotaan. Manajemen menilai sistem itu diperlukan agar pasokan tetap merata meski kapasitas air mengecil.

Direktur PDAM Pimpin Tim Terobos Semak Belukar Cari Sumber Baru

Untuk jangka panjang, Direktur PDAM Kotabaru Tri Basuki memimpin langsung tim teknis menyusuri kawasan hutan. Survei dilakukan di titik-titik potensial seperti air terjun Sungai Seratak, kawasan belakang Politeknik Kotabaru di Desa Stagen, hingga daerah aliran sungai di Gunung Bahalang Desa Gunungsari.

"Kami tidak bisa hanya menunggu hujan turun. Pencarian sumber mata air baru menjadi prioritas utama kami saat ini agar pelayanan kepada pelanggan dan masyarakat Kotabaru bisa kembali dioptimalkan," tegas Tri Basuki.

Penyusutan debit air baku di Waduk Gunung Ulin dan Embung Gunung Tirawan menjadi pemicu utama rangkaian upaya tersebut. Kedua sumber itu menopang sebagian besar pelayanan PDAM ke pelanggan.

Imbauan Hemat Air Berlaku Selama Kemarau

Manajemen PDAM Kotabaru mengimbau masyarakat bijak dan menghemat penggunaan air bersih selama masa kemarau berlangsung. Imbauan itu menyusul kondisi suplai yang belum kembali normal.

Warga yang membutuhkan pasokan tambahan dapat memanfaatkan layanan tangki gratis dan tandon yang telah ditempatkan di titik-titik padat penduduk. PDAM belum menyebut batas waktu penyaluran bantuan air tersebut.

Reporter: Arif Budiman
Sumber: habarkalimantan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top