BANJARBARU — Komandan Lanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, menegaskan bahwa peninjauan yang dipimpin Gubernur Kalsel H. Muhidin tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap lingkungan dan persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait karhutla di wilayah Kalimantan Selatan.
Kegiatan ini menyasar kawasan di belakang Kompleks Perumahan Aero Sinergia, yang menjadi salah satu titik rawan kebakaran lahan di ibu kota provinsi.
Peninjauan difokuskan pada pengecekan kesiapan seluruh personel serta sarana dan prasarana penanganan karhutla yang ditempatkan di posko. Langkah preventif ini dinilai krusial untuk memastikan kondisi wilayah tetap terkendali di tengah musim kemarau.
“Sinergi antara unsur TNI, Polri, BPBD, dan stakeholder terkait dinilai penting dalam meningkatkan efektivitas pemantauan serta mempercepat penanggulangan karhutla,” kata Galih dalam keterangannya.
Optimalisasi koordinasi menjadi agenda utama dalam peninjauan tersebut. Dengan penguatan sinergi, pemantauan titik api diharapkan bisa berjalan lebih efektif dan respons penanganan di lapangan bisa lebih cepat.
Selain itu, keterlibatan lintas instansi ini juga bertujuan meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, sekaligus mengantisipasi dampak musim kemarau yang kerap memicu karhutla.
Rombongan yang hadir dalam peninjauan tersebut cukup lengkap. Turut serta Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Dr. Hanif Faisol Nurofiq, Pangkoarmada XIII Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji, dan Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan.
Hadir pula Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Kabinda Kalsel Brigjen Pol Sentot Adi Dharmawan, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Noviar, serta Danlanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita. Kepala BPBD Provinsi Kalsel Ronny Eka Saputra beserta para personel Satgas Darat Karhutla juga ikut dalam rombongan.
Melalui koordinasi dan kesiapan bersama tersebut, kondisi di lapangan diharapkan dapat terus terpantau dengan baik, sementara situasi keamanan dan ketertiban tetap aman serta kondusif.