Festival Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Banjarbaru Kumpulkan 174 Kg, Diiringi Pasar Murah dan Cek Kesehatan Gratis

Penulis: Wahyudi Santoso  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 09:32:31 WIB
Warga mengumpulkan 174 kilogram ikan sapu-sapu dalam Festival Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Sungai Kemuning, Banjarbaru, Sabtu (22/8/2026).

BANJARBARU — Antusiasme warga terlihat dari hasil tangkapan yang mencapai 174 kilogram untuk juara pertama dalam Festival Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Sungai Kemuning, Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Sabtu (22/8/2026). Juara kedua mengumpulkan 103 kilogram, sedangkan juara ketiga membawa pulang 64 kilogram ikan.

Ribuan ikan sapu-sapu yang berhasil diangkat dari dasar sungai itu menjadi bukti nyata partisipasi masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Ikan sapu-sapu yang dikenal sebagai spesies invasif memang perlu dikendalikan populasinya agar tidak mengganggu biota asli sungai.

Bukan Sekadar Lomba, tapi Aksi Nyata Menjaga Sungai

Camat Banjarbaru Selatan Muhammad Firmansyah menegaskan bahwa kegiatan lingkungan seperti ini tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial belaka. Menurutnya, partisipasi warga harus terus dibangun agar kesadaran menjaga sungai menjadi kebiasaan bersama.

“Kegiatan lingkungan seperti festival tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Partisipasi masyarakat perlu terus dibangun agar kesadaran menjaga sungai menjadi bagian dari kebiasaan bersama,” ujarnya.

Restocking Bibit Ikan untuk Jaga Keseimbangan Ekosistem

Ketua Panitia sekaligus Lurah Guntung Paikat Reza Pahlevi menjelaskan bahwa kegiatan tidak berhenti setelah perlombaan usai. Panitia melakukan restocking atau penebaran kembali bibit ikan ke perairan Sungai Kemuning agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga.

“Ini menjadi bagian penting dari komitmen kita dalam menjaga keseimbangan ekosistem sungai. Jadi, kegiatan ini bukan hanya bagaimana kita mengurangi keberadaan ikan sapu-sapu yang dianggap mengganggu ekosistem, tetapi juga bagaimana kita menjaga keberlangsungan kehidupan biota perairan atau sungai,” ungkapnya.

Pasar Murah dan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga

Di lokasi yang sama, pemerintah kecamatan juga menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Langkah ini merupakan bentuk pelayanan sekaligus kepedulian terhadap daya beli warga di tengah perayaan kemerdekaan.

“Selain festival menangkap ikan sapu-sapu untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia (RI), Kecamatan Banjarbaru Selatan juga menggelar pasar murah. Ini merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat, khususnya dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” jelas Firmansyah.

Puskesmas Banjarbaru Selatan dan Puskesmas Sungai Besar turut menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang hadir. Firmansyah mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.

“Masyarakat yang hadir dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Ini penting karena kesehatan masyarakat merupakan salah satu bagian utama dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” katanya.

Perayaan HUT ke-81 RI di Banjarbaru melalui festival ini menjadi contoh bagaimana semangat kemerdekaan diwujudkan dalam aksi gotong royong yang berdampak langsung pada lingkungan dan kesejahteraan warga.

Reporter: Wahyudi Santoso
Sumber: habarkalimantan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top