KALIMANTAN SELATAN — Cristiano Ronaldo akan menutup karier internasionalnya bersama Portugal pada November 2026, mengakhiri 23 tahun pengabdian di level tim nasional. Meski begitu, penyerang berusia 41 tahun itu tetap memegang status pesepak bola dengan bayaran tertinggi di dunia versi GiveMeSport 2026, dengan pendapatan yang jauh meninggalkan para pesaingnya.
Angka yang tercatat dalam daftar 15 pesepak bola bergaji tertinggi dunia 2026 membuat posisi Ronaldo nyaris tak tersentuh. Penghasilannya dari Al-Nassr mencapai 3,39 juta poundsterling atau sekitar Rp75 miliar per pekan, setara 176,3 juta poundsterling atau Rp3,9 triliun dalam setahun.
Jarak Gaji Ronaldo dengan Mane dan Koulibaly
Selisih pendapatan Ronaldo dengan para pemain elite lain terbilang ekstrem. Rekan setimnya di Al-Nassr, Sadio Mane, berada di urutan kedua dengan bayaran 650.751 poundsterling per pekan, sementara bek Al-Hilal Kalidou Koulibaly menempati posisi ketiga dengan 564.526 poundsterling per pekan.
Bahkan bintang-bintang Eropa tidak mampu mendekati angka tersebut. Erling Haaland dari Manchester City menerima 525.000 poundsterling per pekan, sedangkan Kylian Mbappe dan Vinicius Junior di Real Madrid masing-masing mengantongi 508.399 poundsterling.
Lionel Messi, yang kini membela Inter Miami, justru berada di urutan ke-14 dengan pendapatan 363.187 poundsterling per pekan. Posisi Messi yang jauh di bawah Ronaldo menegaskan dominasi finansial sang megabintang di industri sepak bola global.
Kontrak Al-Nassr Jadi Sumber Kekayaan Ronaldo
Penghasilan fantastis Ronaldo berakar pada kontraknya bersama Al-Nassr setelah hengkang dari Manchester United pada 2023. Kepindahannya ke Arab Saudi menjadi pemicu gelombang kedatangan bintang dunia ke Saudi Pro League, mengubah lanskap kompetisi di kawasan tersebut.
Pada 2025, Ronaldo mencatat sejarah sebagai pesepak bola pertama yang mencapai status miliarder. Pencapaian itu memperkuat posisinya bukan hanya sebagai atlet, tetapi juga sebagai entitas bisnis dalam ekosistem sepak bola modern.
Warisan 23 Tahun di Timnas Portugal
Keputusan pensiun dari timnas Portugal pada November 2026 menandai berakhirnya era panjang Ronaldo bersama Selecao das Quinas. Sejak debut, ia telah menjadi tulang punggung Portugal di berbagai turnamen besar, termasuk gelar Euro 2016 dan UEFA Nations League 2019.
Meski segera meninggalkan panggung internasional, Ronaldo masih terikat kontrak klub yang membuatnya bertahan di puncak daftar gaji. Keunggulannya atas pemain lain dalam daftar GiveMeSport menunjukkan betapa sulitnya rekor finansial tersebut disamai dalam waktu dekat.
Bagi sepak bola Portugal, kepergian Ronaldo meninggalkan celah besar yang harus diisi generasi berikutnya. Namun di sisi lain, warisan finansial dan komersial yang ia bangun telah mengubah cara klub dan liga di seluruh dunia memandang nilai seorang pemain.